News
·
11 Juli 2017 14:37

China Tertarik Investasi di Sektor Energi dan Infrastruktur RI

Konten ini diproduksi oleh kumparan
China Tertarik Investasi di Sektor Energi dan Infrastruktur RI (105506)
Kesiapan Jalan Tol Bawen-Salatiga (Foto: ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho)
Sejumlah perusahaan besar dari China kini tengah berencana menanamkan modalnya di Indonesia. Sebut saja perusahaan Shandong Water Conservancy Construction Group, Zhengzhou Demeter New Energy Technology Co, Ltd, dan East Environment Energy Technolog, yang kini tengah membahas upaya penanaman modal di Indonesia dengan pemerintah dan perusahaan swasta Indonesia.
ADVERTISEMENT
Menurut Duta Besar Indonesia untuk China, Sugeng Rahardjo, yang turut hadir dan mendampingi perusahaan-perusahaan China selama di Indonesia mengatakan, para investor tersebut kini tengah melirik investasi di bidang infrastruktur dan pembangkit listrik, hingga energi terbarukan di Indonesia.
"Ini (perusahaan) yang datang perusahaan dengan skala besar, mereka investasi di infrastruktur, energi di pembangkit tenaga listrik, hingga renewable energi," ujar Sugeng, ditemui di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (11/7).
China Tertarik Investasi di Sektor Energi dan Infrastruktur RI (105507)
Pembangkit Listrik Tenaga Uap Nagan Raya (Foto: PLN123/Facebook)
Sugeng berharap, perusahaan China dapat melihat peluang berinvestasi di Indonesia. Dia mencontohkan perusahaan Delong Group yang berhasil berinvestasi di Indonesia dan kini mengembangkan investasinya di kawasan tambang Halmahera.
"Kita harapkan memang mereka bisa melihat peluang yang bisa dimanfaatkan oleh mereka. Delong Group bisa sukses di Indonesia oleh karenanya, dia kembangkan investasi lagi di Halmahera. Tambang Halmahera itu kita tawarkan kepada siapa saja secara business to business (B2B)," pungkas Sugeng.
ADVERTISEMENT
Sebelumnya, sejumlah perusahaan China yang tergabung dalam China 500 Foreign Trade Enterprise Club berkumpul di Jakarta untuk melihat potensi investasi di Indonesia. Acara ini difasilitasi oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk China, yang diadakan di Hotel Sangri-La, Jakarta, Selasa (11/7).