• 1

Granat Meledak di Depan Gereja Filipina saat Malam Natal

Granat Meledak di Depan Gereja Filipina saat Malam Natal



Granat

Ilustrasi tangan yang sedang menggenggam granat. (Foto: bee32/Thinkstock)
Sebuah granat meledak di depan gereja Katolik Santo Nino, Kota Midsayap, Cotabato Utara, wilayah selatan Mindanao, Filipina saat malam Natal, Sabtu (24/12). Ledakan tersebut terjadi di dekat mobil polisi yang berpatroli sekitar 30 meter di depan gerbang gereja.
Akibat ledakan tersebut, 16 orang terluka. Kepala Kepolisian Kota Midsayap, Bernardo Tayong, mengatakan sebagian besar korban terkena ledakan saat berdiri di depan gereja. Satu petugas diketahui terluka karena berada di sekitar mobil patroli tersebut.
Ledakan tersebut juga membuat ibadah Misa Natal yang tengah berlangsung berhenti. Sebab, jemaat gereja berlarian ketika mendengar suara ledakan.
"Tidak ada doa penutup karena timbul kegaduhan. Orang-orang segera keluar dari gereja," ujar Pastor Gereha Santo Nino, Jay Virador seperti diberitakan Reuters.
Saat ini, kata Tayong, ahli bom masih berada di lokasi kejadian. Dia mendapatkan beberapa laporan yang menyebut masih ada bom lainnya tertinggal di area kejadian.
"Kami belum dapat memastikan detilnya," ujar Tayong.
Belum diketahui siapa pihak yang bertanggung jawab dalam peristiwa tersebut. Namun, gerakan ekstremis dan pemberontak Islam diketahui aktif berada di wilayah selatan Mindanao.

Breaking NewsNewsBomFilipina

500

Baca Lainnya