Pencarian populer

Pemilik Bisa Tuntut Pidana dan Gugat Ganti Rugi Pelaku Peniru Merek

Ilustrasi palu hakim dan kitab undang-undang Foto: Pixabay
Buat para generasi milenial yang memiliki bisnis usaha yang sudah memiliki merek terdaftar secara hukum, tak perlu khawatir bila ada seseorang yang coba meniru merek milik anda, baik sebagian ataupun seluruhnya.
ADVERTISEMENT
Kira-kira upaya hukum apa yang dapat dilakukan untuk meminta pertanggungjawaban si peniru merek?
Definisi Merek
Merek diatur dalam Undang-Undang Nomor. 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis yang dimaksud dengan merek adalah tanda yang dapat ditampilkan secara grafis berupa gambar, logo, nama, kata, huruf, angka, susunan warna, dalam bentuk 2 (dua) dimensi dan atau 3 (tiga) dimensi, suara, hologram, atau kombinasi dari 2 (dua) atau lebih unsur tersebut untuk membedakan barang dan atau jasa yang diproduksi oleh orang atau badan hukum dalam kegiatan perdagangan barang dari atau jasa. Adapun orang yang mendaftarkan mereknya akan memiliki Hak atas Merek.
Akibat Hukum Jika Melakukan Pelanggaran Merek
Adapun akibat hukum jika seseorang melakukan pelanggaran merek yang terbagi menjadi dua kategori, yaitu:
ADVERTISEMENT
  1. Tanpa hak menggunakan merek yang sama dengan merek terdaftar milik pihak lain.
  1. Tanpa hak menggunakan merek yang mempunyai persamaan atau kemiripan pada pokoknya dengan merek terdaftar milik pihak lain.
Kedua kategori tersebut memiliki ancaman pidana yang berbeda. Untuk kategori yang pertama melanggar Pasal 100 Ayat (1) dan untuk kategori kedua melanggar Pasal 100 ayat (2) Undang-Undang No. 20 Tahun 2016 Tentang Merek dan Indikasi Geografis.
Upaya Hukum Jika Terjadi Pelanggaran Merek
Bagi pemilik merek yang merasa dirugikan akibat adanya orang yang tanpa hak menggunakan merek yang sama pada keseluruhannya dapat membuat laporan tindak pidana, sebagaimana diatur dalam Pasal 100 ayat (1) UU No. 20 Tahun 2016 Tentang Merek dan Indikasi Geografis. Acamannya dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dari atau pidana denda paling banyak Rp 2 .000.000.000,OO (dua miliar rupiah).
ADVERTISEMENT
Sedangkan orang yang dengan tanpa hak menggunakan merek yang mempunyai persamaan pada pokoknya dengan merek terdaftar milik pihak lain dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan atau denda paling banyak Rp 2.000.000.000, (dua miliar rupiah), sebagaimana diatur dalam Pasal 100 ayat (2) Undang-Undang No. 20 Tahun 2016 Tentang Merek dan Indikasi Geografis.
Kemudian secara perdata, sesuai dengan ketentuan Pasal 83 Ayat 1 Undang-Undang No. 20 Tahun 2016 Tentang Merek dan Indikasi Geografis pemilik merek terdaftar dan atau penerima lisensi merek terdaftar dapat mengajukan gugatan terhadap pihak lain yang secara tanpa hak menggunakan merek yang mempunyai persamaan pada pokoknya untuk barang dan/atau jasa. Gugatan dapat berupa ganti rugi dan/atau penghentian semua perbuatan yang berkaitan dengan penggunaan merek tersebut yang diajukan Pengadilan Niaga.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan dan Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.86