News
·
21 Februari 2021 21:31

Aplikasi Clubhouse dan Cara Kerjanya

Konten ini diproduksi oleh Dodi Rosadi
Aplikasi Clubhouse dan Cara Kerjanya (176064)
Aplikasi Clubhouse, sumber : indoVaganza
Penggunaan aplikasi Clubhouse menjadi sangat viral dan membuat banyak orang menjadi penasaran, apa itu Clubhouse? dan bagaimana cara kerjanya? terutama di twitter dikarenakan kemuculan Elon Musk, yang merupakan pendiri beberapa perusahaan terkenal, seperti Spacex yang bergerak dibidang antariksa.
ADVERTISEMENT
Aplikasi Clubhouse
Clubhouse merupakan jejaring sosial berbasis audio, peserta yang tergabung di dalamnya dapat berbicara satu sama lain untuk membahas suatu topik tertentu hanya menggunakan pesan lewat audio, berbagi ide dan bisa ngobrol dengan orang yang terkenal, dikutip dari tekno kompas, 21 Februari 2021 di Indonesia yang sudah menggunakan aplikasi ini, seperti mantan Menparekraf, Wisnutama Kusubandio, Founder Tokopedia William Tanuwijaya,hingga sutradara Joko Anwar dan Ernest Prakarsa.
Clubhouse ini dirintis oleh pengusaha Silicon Valley, Paul Davidson, dan Rohan Seth, pada Maret 2020.
Cara Kerja Aplikasi Clubhouse
Dikutip dari kompas (2021), pertama, saat membuka aplikasi, pengguna akan disajikan dengan daftar ruang, serta daftar yang menunjukkan siapa yang ada di setiap ruang, kedua, pengguna dapat bergabung ke ruang dengan mengetuknya, atau memulai ruangan sendiri, ketiga, sebagian besar ruang Clubhouse memiliki suasana TED Talk dengan satu tamu berbicara, dan semua orang mendengarnya, keempat, pengguna lain dapat bergabung dalam percakapan jika dianggap pantas oleh moderator, tetapi tergantung pada obrolan dan hal ini jarang terjadi.
ADVERTISEMENT
Cara Bergabung
pengguna hanya bisa bergabung ke dalam Clubhouse melalui undangan. Artinya harus dibuat oleh seseorang yang sudah memiliki akun.
Clubhouse Belum Terdaftar
Clubhouse sampai saat ini masih belum terdaftar sebagai platform untuk berdiskusi sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat yang ada di Indonesia.
Menurut Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Sistem Elektronik Lingkup Privat pada pasal 2 ayat (1), yang menyatakan bahwa Setiap PSE Lingkup Privat wajib melakukan pendaftaran.
Juru bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika, Dedy Permadi, menegaskan bahwa Clubhouse belum terdaptar di Kominfo, aplikasi yang tidak terdaftar akan mendapatkan pemutusan akses berupa tindakan pemblokiran akses,penutupan akun dan/atau penghapusan konten.
Dedy menambahkan kewajiban melakukan pendaftaran bagi PSE Lingkup Privat dilakukan sebelum sistem elektronik mulai digunakan oleh pengguna. Masa pendaftaran adalah 6 bulan sejak PM diundangkan pada tanggal 24 November 2020. Ketentuan ini berlaku untuk semua PSE, tidak hanya Clubhouse. Tujuan pendaftaran itu dimaksudkan untuk menjaga ruang digital Indonesia lebih sehat dan melindungi warganet sebagai pengguna aplikasi.
ADVERTISEMENT
Meski cukup populer aplikasi Clubhouse belum bisa digunakan untuk android hingga sekarang baru tersedia di platform iOS saja. Clubhouse masih mempunyai waktu sampai Mei 2020 untuk mendaftarkan platformnya. (dr)
Salam Sehat
Dodi Rosadi
Pranata Humas LIPI

sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white