Konten dari Pengguna

Apa yang Dimaksud dengan Iradiasi Pangan? Fungsi dan Manfaatnya

D

Dunia Perikanan

Membahas informasi seputar dunia perikanan, baik perikanan air asin maupun air tawar.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dunia Perikanan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi fungsi iradiasi pangan pada produk perikanan. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi fungsi iradiasi pangan pada produk perikanan. Foto: Pexels

Iradiasi pangan menjadi salah satu inovasi yang mulai banyak digunakan untuk meningkatkan keamanan pangan. Metode ini dikembangkan untuk mengatasi masalah mikroba, memperpanjang masa simpan, sekaligus menjaga kualitas produk pangan. Dengan teknologi ini, masyarakat memperoleh alternatif baru dalam menjaga makanan tetap segar dan sehat.

Pengertian Iradiasi Pangan

Iradiasi pangan merupakan proses yang melibatkan paparan makanan pada energi radiasi tertentu dengan tujuan menghambat pertumbuhan mikroba, jamur, dan serangga. Teknologi ini telah diakui secara internasional sebagai salah satu metode pengawetan makanan yang efektif dan aman.

Menurut jurnal Pengaruh Iradiasi Gamma dan Penyimpanan pada Suhu Dingin 4°C terhadap Karakteristik Mikrobiologis Fillet Ikan Nila Merah Segar (Oreochromis sp.) karya Monika Sihaloho dkk., iradiasi dinilai sebagai teknologi pascapanen paling komprehensif untuk mengurangi total bakteri patogen menurut International Consultative Group on Food Irradiation (ICGFI). Penelitian terhadap manfaat dan keamanan teknologi iradiasi untuk perbaikan kualitas keamanan pangan telah dilakukan di seluruh dunia selama lebih dari 40 tahun.

Definisi Iradiasi Pangan

Iradiasi pangan merupakan proses fisika yang tidak menyebabkan makanan menjadi radioaktif. Paparan radiasi yang digunakan telah diatur agar tidak mengubah karakteristik dasar makanan, sehingga kandungan nutrisi tetap terjaga.

Cara Kerja Iradiasi pada Produk Pangan

Pada proses iradiasi, makanan ditempatkan dalam ruang khusus, lalu dipaparkan pada sumber radiasi. Paparan ini efektif untuk menonaktifkan bakteri dan mikroorganisme berbahaya tanpa mengubah rasa dan tekstur makanan. Metode ini juga tidak meninggalkan residu bahan kimia pada produk akhir.

Fungsi Iradiasi Pangan

Iradiasi pangan memiliki beragam fungsi yang mendukung keamanan dan kualitas makanan. Selain memperpanjang masa simpan, teknologi ini juga mencegah penyebaran penyakit dari makanan yang terkontaminasi bakteri. Dengan penggunaan yang tepat, iradiasi pangan menjadi strategi penting dalam sistem rantai pasok makanan modern.

Pengaruh Iradiasi terhadap Keamanan dan Kualitas Pangan

Pemanfaatan iradiasi dapat menurunkan jumlah mikroba dan patogen tanpa merusak kandungan gizi. Pada produk seperti ikan, daging, dan sayuran, metode ini menjaga kualitas tetap baik selama penyimpanan.

Berdasarkan hasil penelitian Hidayatullah Hana Putra dalam laporan Pengaruh Radiasi Gamma terhadap Kadar Protein, Lemak dan Radikal Bebas Daging Ikan Tenggiri (Scomberomus commerson), iradiasi gamma dapat memperpanjang masa simpan daging ikan tenggiri. Semakin besar energinya, semakin lama masa penyimpanannya, ditandai dengan adanya kandungan gizi yang masih terdapat dalam daging ikan.

Manfaat Lain dari Iradiasi Pangan

Selain meningkatkan keamanan, iradiasi juga bermanfaat untuk memperlambat proses kematangan buah dan sayur. Proses ini membantu mengurangi sampah makanan, karena produk tetap segar lebih lama.

Kesimpulan

Iradiasi pangan menawarkan solusi modern dalam menjaga keamanan pangan dan memperpanjang masa simpan makanan. Teknologi ini bekerja dengan cara menonaktifkan mikroba tanpa menurunkan kualitas dan nilai gizi produk. Dengan demikian, iradiasi pangan dapat menjadi pilihan yang relevan bagi industri pangan dan konsumen, termasuk produk perikanan.

(Reviewed by Melynda Dwi Puspita, S.Pi)