• 1

IHSG Ditutup Melemah 0,99% Ke 5.111,39

IHSG Ditutup Melemah 0,99% Ke 5.111,39




Index Harga Saham Gabungan

Pantau Pergerakan Saham (Foto: Iggoy el Fitra)

Hari ini (21/12) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 51,08 poin atau 0,99% di level 5.111,39.
Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak di rentang 5.111,39 hingga 5.188,94. Net buy asing tercatat Rp 151,6 miliar namun net sell masih tinggi di Rp 232,7 miliar.
Analis Reliance Securities Lanjar Nafi menyebutkan, pelemahan IHSG yang cukup dalam karena pelemahan pada sebagian besar indeks sektoral kecuali sektor aneka industri di mana harga saham ASII melonjak 2% setelah membukukan pertumbuhan 36% dari penjualan mobilnya.
"Investor domestik melihat kekhawatiran pada sentimen global disaat minimnya sentimen dalam negeri meskipun mereka mulai kembali melakukan pembelian," jelas Lanjar melalui risetnya yang diterima kumparan.
Bursa Asia ditutup mixed dimana tekanan aksi jual kali ini terjadi di indeks saham Jepang disaat harga minyak kembali melonjak hingga diatas $50 per barrel setelah data stok persediaan minyak di AS menurun. Sedangkan saham China mayoritas rebound dari terendahnya dalam enam minggu terakhir.
Bursa Eropa dibuka sedikit berubah pada zona negatif pasca ditutup di level tertinggi dalam year to date (YTD). Membaiknya data pertumbuhan ekonomi dan industri di kawasan Eropa serta surplusnya neraca pembayaran di Eropa menjadi trigger optimisme pasar hingga mampu mencapai level tertinggi YTD. Sentimen selanjutnya di hari Kamis (22/12) akan dibanjiri oleh data ekonomi dari AS diantaranya tingkat kemampuan konsumen, data pengangguran dan GDP yang akan menjadi bukti pemulihan ekonomi dan kelayakan ekonomi menghadapi kenaikan biaya pinjaman.
Secara teknikal IHSG break out support uptrend di level 5150 hingga tepat menyentuh support kuat MA200 di level 5110. Indikator stochastic masuk kedalam area overbought dengan bearish momentum yang masih terasa kuat pada indikator RSI. Sehingga kemungkinan kemungkinan pembalikan arah positif ada jika berhasil bertahan dan whipsaw pada support MA200 di 5110.
"Diperkirakan pada Kamis IHSG akan bergerak cenderung mixed mencoba kembali rebound pada support dengan range pergerakan 5100-5175. Saham-saham yang dapat diperhatikan diantaranya ANTM, ASII, GGRM, INAF," kata Lanjar.

EkonomiFinansialMarket ReviewBisnisKeuangan

500

Baca Lainnya