• 0

Sri Mulyani Gandeng Pimpinan KPK Masuk Tim Reformasi Pajak dan Bea Cukai

Sri Mulyani Gandeng Pimpinan KPK Masuk Tim Reformasi Pajak dan Bea Cukai



Sri Mulyani Meluncurkan Tim Reformasi Pajak dan Cukai

Sri Mulyani berharap Tim Reformasi Perpajaan dan Cukai dapat meningkatkan kinerja para pegawai pajak dan bea cukai dan meningkatkan penerimaan negara. (Foto: Rivi Satrianegara)

Menteri Keuangan Sri Mulyani melibatkan berbagai pihak dalam tim Reformasi Perpajakan dan Penguatan Reformasi Kepabeanan dan Cukai. Selain dari kalangan internal kementerian keuangan, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini juga melibatkan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi, pengusaha, lembaga internasional, hingga wartawan.
"Kami undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dunia usaha, para pengamat, dan narasumber ahli. Kami juga mengundang para pelaku yang menjadi stakeholder utama bagi pajak dan bea cukai," kata Sri, di Kantor Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (20/12/2016).
Tim reformasi tersebut dibagi menjadi beberapa, yakni tim pengarah, tim advisor, tim observer, dan tim pelaksana. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Keuangan, tim akan diketuai langsung oleh Sri Mulyani bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution sebagai wakilnya.
Berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan (KMK) No. 885/KMK.03/2016, tim Tim Pengarah Tim Reformasi Perpajakan langsung dipimpin Sri Mulyani dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution sebagai wakilnya. Ada tujuh orang anggota tim pengarah, antara lain Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Laode Muhammad Syarif.
Sedangkan untuk tim observer, ada dua orang perwakilan dari Bank Dunia yakni Rodrigo Chaves dan Ndiame Diop. Sedangkan perwakilan International Monetary Fund (IMF) serta Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) adalah John G. Nelmes dan Melinda Brown.
Untuk tim pelaksana akan dipimpin Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Kepatuhan Pajak, Suryo Utomo yang didampingi Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Kebijakan Penerimaan Negara, Astera Primanto Bhakti.
Kehadiran pelaku media massa juga ada yang diwakili Pemimpin Redaksi Bisnis Indonesia Arif Budi Susilo dan Direktur Pemberitaan Metro Tv Suryopratomo.
Sementara untuk tim Penguatan Reformasi Kepabeanan dan Cukai juga akan dipimpin langsung Sri Mulyani sebagai pengarah. Ketua tim pelaksana akan langsung dipimpin Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi.
Dalam tim tersebut, Sri menunjuk mantan Menteri Keuangan Muhamad Chatib Basri sebagai tim advisor dan Direktur Penelitian dan Pelatihan Ekonomika dan Bisnis (P2EB) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Gadjah Mada, Bambang Riyanto Lies Sugiyanto menjadi salah satu tim observer.

EkonomiKeuanganFinansialKPK

500

Baca Lainnya