kumparan
19 Mar 2019 14:10 WIB

Doa Saya bagi Jemaah Masjid di Selandia Baru

Warga meletakkan bunga di dekat Masjid Linwood di Christchurch, Selandia Baru. Foto: Reuters/Edgar Su
Dari Australia, saya mendengar serangan terorisme terhadap jemaah masjid di Selandia Baru. Kaget banget saya dibuatnya. Apakah yang sedang terjadi? Mengapa bisa ada kekerasan seperti itu?
ADVERTISEMENT
Bagaimana ada orang begitu kejam menembaki orang yang baru saja selesai beribadah? Lagi-lagi, ini di luar akal sehat saya.
Apalagi, saya mendengar, salah seorang pelaku lahir di Australia. Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, juga menyebut pelaku sebagai ekstremis dan teroris kejam sayap kanan. Melihat pada perilakunya, ucapan PM itu sangat tepat.
Saya pun mendoakan bagi para korban jemaah Masjid Al-Noor dan Linwood. Saya juga mendoakan bagi keluarga yang ditinggalkan. Bagi WNI kita di Christchurch di sana. Semoga mereka baik-baik saja.
Kemudian, saya mendoakan bagi kita semua. Demi persahabatan dan persaudaraan di antara kita sesama anak manusia. Bagi saya, tidak rasional bila ada orang saling bunuh karena beda keyakinan atau agama, beda ras, dan juga beda warna kulit. Itu enggak banget, dan bukan manusia.
ADVERTISEMENT
Mari kita menundukkan kepala bagi saudara-saudara kita di Selandia Baru ya.
Eka Sari Lorena Foto: pribadi
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan