kumparan
15 Mar 2019 20:18 WIB

10 Tempat Wisata Menarik di Semarang

Menurut saya, Semarang adalah salah satu kota yang unik. Hawa di ibu kota Jawa Tengah ini memang cenderung panas (maklum dekat pantai) tapi orang-orangnya ramah dan selalu penuh tawa. Kota yang populer dengan lumpianya ini menyimpan pesona tak biasa untuk dijelajahi.
ADVERTISEMENT
Menarik melihat bagaimana akulturasi adat, budaya, juga toleransi, dan sikap tenggang rasa di antara masyarakat dapat tumbuh natural di sini. Penduduknya membaur satu sama lain dan itu semua sedikit banyak bisa terlihat dari makanan serta pariwisatanya.
Anyway, apa saja sih yang ditawarkan wisata Semarang buat 'jiwa-jiwa haus liburan' kayak kita ini? Yuk, simak rekomendasi wisata di Semarang ala Eka Situmorang di bawah ini.
1. Kelenteng Sam Poo Khong
Tempat pertama yang saya rekomendasikan untuk dikunjungi di Semarang adalah Kelenteng Sam Poo Khong. Kuil yang megah dengan dominan warna merah ini diyakini sebagai tempat pemberhentian sementara Laksamana Cheng Ho, seorang pengelana dari Tiongkok yang beragama Islam. Makanya di kuil ini banyak peziarah beragam Muslim yang datang dan membakar dupa atau lilin layaknya kelenteng Buddha lainnya.
Seolah berada di negeri lain bukan di Indonesia saat mengunjungi Kelenteng Sam Poo Khong. Foto: Eka Situmorang
Kelenteng ini lumayan besar namun dapat selesai dikelilingi dalam dua jam. Di dalam Kelenteng terdapat patung yang dipercaya adalah Laksamana Cheng Ho serta makam orang-orang kepercayaannya. Juga terdapat batu pipih yang besar dengan pahatan yang menceritakan sekilas perjalanan laksamana ini.
ADVERTISEMENT
2. Lawang Sewu
Buat pencinta wisata mistis atau yang berbau-bau horror, coba deh mampir ke Lawang Sewu di atas jam 7 malam. Lawang Sewu ini ikonik banget di Semarang. Gedung yang dulu pernah dipakai jadi Kantor Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia (DKARI) atau sekarang disebut PT KAI punya banyak pintu dan saking banyaknya maka disebut Lawang Sewu yang berarti Pintu Seribu.
Sebenarnya penyebutan ini tidak terlau tepat karena sesungguhnya jumlah pintunya enggak sampai seribu dan yang disebut pintu adalah jendela yang besar. Tahu kan kalau jendela zaman dulu tuh memang gede-gede?
Lawang Sewu yang menawan saat malam hari dan sarat dengan cerita mistisnya. Foto: Eka Situmorang
Anyway, kenapa tempat ini disebut seram karena konon katanya di dalam gedung ini banyak hantunya. Pas siang-siang saya mampir ke sini sih biasa saja ya, auranya teduh layaknya gedung tua dengan jendela besar dan pepohonan besar.
ADVERTISEMENT
Namun, saya pernah mampir ke sini satu kali saja (dan ya Tuhan please jangan ada kali kedua) saat jam 9 malam hanya sesaat sebelum Lawang Sewu tutup. Selain bulu kuduk bisa berdiri tiba-tiba, angin sedingin es kadang berembus mendadak sampai bulu-bulu di tangan bisa berdiri meremang tanpa saya tahu kenapa.
Sambil keliling gedungnya, saat itu saya banyak-banyak merapal doa di dalam hati. Hahaha. Namun terlepas dari mitos kental mistisnya, Lawang Sewu memang cantik dengan pesona gedung kolonialnya. Seru buat dikunjungi baik siang ataupun malam (buat yang nyalinya gede :D ).
3. Tugu Muda Semarang
Tugu Muda Semarang yang terletak di segitiga emas kota Semarang. Foto: Eka Situmorang
Lokasinya ada tepat di depan Lawang Sewu jadi bisa mampir ke monumen ini setelah selesai tur dari sana. Tugu Muda Semarang ini dibangun sebagai peringatan atas jasa-jasa pahlawan yang gugur pada pertempuran lima hari di Semarang melawan Jepang.
ADVERTISEMENT
Saat malam hari, Tugu Muda Semarang ini bersinar terang dengan lampu warna-warni. Saat siang hari, terlihat menarik dengan taman hijau yang mengelilinginya. Oh iya lokasi monumen ini merupakan segitiga emas atau pusat bisnis Semarang, jadi jangan heran ya kalau jalanannya selalu ramai.
4. Kelenteng Tay Kek Sie
Semarang itu salah satu kota kaya dengan wisata religi. Setelah Kelenteng Sam Poo Kong, Kelenteng Tay Kek Sie yang terletak di Gang Lombok daerah Pecinan menjadi salah satu kuil yang menurut saya layak dikunjungi.
Cobalah mengunjungi Kelenteng Tay Kek Sie saat sore hari di akhir pekan, ada pertunjukkan drama yang menghidupkan suasana kuil. Foto: Eka Situmorang
Selain arsitekturnya yang memikat mata dengan dominasi warna merah dan hijau tua, pengunjung juga dihibur dengan pertunjukkan seni peran tentang cinta kasih yang dibalut budaya Tionghoa di area tengah kelenteng.
ADVERTISEMENT
Pertunjukkannya cukup menghibur dan mengundang gelak tawa. Buat saya yang bukan beragama Buddha dan kesulitan membedakan bagian dalam kelenteng yang satu dengan lainnya, pertunjukkan begini memberikan kesan unik yang membekas di hati.
5. Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT)
Salah satu masjid yang sangat besar yang pernah saya lihat. Megah dan agung, itu kesan pertama yang saya tangkap saat menyambangi tempat ini. Selain beribadah, kita juga dapat naik ke menara dan melihat Kota Semarang dari ketinggian.
6. Gua Kreo
Gua Kreo yang makin ke dalam makin sempit sehingga pengunjung harus membungkuk saat menjelajahinya. Foto: Eka Situmorang
Gua yang terletak di tengah-tengah Waduk Jatibarang dan terbentuk secara alami ini dipercaya pernah menjadi tempat pertapaan Sunan Kalijaga. Ada banyak monyet ekor panjang di area ini yang bahkan langsung menyapa mulai dari parkiran mobil.
ADVERTISEMENT
7. Kota Tua Semarang
Gereja Blenduk di Kota Tua Semarang Foto: Eka Situmorang
Salah satu kota tua yang saya sukai adalah Kota Tua Semarang yang paling seru dinikmati dengan berjalan kaki. Blusukan di antara gedung-gedung tua (ada yang terawat dan ada yang mulai hancur dimakan usia) memberikan sensasi tersendiri. Satu yang jadi favorit saya adalah Gereja Blenduk yang arstiketur dan interior dalamnya begitu mengagumkan.
Selain itu, Pabrik Rokok Prau Lajar, Polder Tawang, dan Stasiun Tawang adalah beberapa spot yang wajib dikunjungi. Buat pencinta kopi bisa mampir juga ke Gedung Spiegel dan rasakan menyeruput kopi di gedung tua nan eksotis.
8. Museum 3D Trick Art
Siapkan memory card yang banyak dan baterai kamera cadangan kalau main ke 3D Trick Art Museum. Foto: Eka Situmorang
Masih di area Kota Tua Semarang, main ke 3D Trick Art Museum bisa jadi pilihan bagi para narsis atau 'banci' kamera kayak kamu dan saya. Eh. Hahaha. Museum ini adalah museum 3 dimensi pertama di Semarang dan katanya sih selalu menghadirkan koleksi latar yang baru atau paling enggak koleksi 3 dimensinya dirotasi setiap beberapa bulan.
ADVERTISEMENT
9. Pasar Semawis
Belum sah ke Semarang kalau belum wisata kuliner ke Pasar Semawis. Foto: Eka Situmorang
Enggak lengkap rasanya ke kota ini kalau belum ngerasain kulineran berdesak-desakan di Pasar Semawis. Ini adalah pasar malamnya Semarang yang hanya buka saat akhir pekan dan menjual berbagai macam makanan, jajanan, dan minuman di daerah Pecinan.
Segala macam ada, mulai dari yang halal atau enggak halal; dan rasanya astaga naga, enaaaak! Mungkin terasa enak karena makannya campur keringat kepanasan. Hihihi. Tapi memang enak-enak kulinernya.
10. Vihara Buddhagaya
Vihara Buddhagaya yang berjuluk Pagoda Cinta dan Kasih Sayang Foto: Eka Situmorang
Salah satu tempat wisata religi lainnya di Semarang yang harus dikunjungi adalah Vihara Buddhagaya. Terkenal sebagai Pagoda Cinta dan Kasih Sayang, wihara ini ramai dikunjungi pengunjung yang ingin berdoa, berziarah, atau sekedar mengagumi keindahan pagoda dengan dominasi warna kuning emas, merah, dan hijau ini.
ADVERTISEMENT
Oh iya, lokasi wihara ini agak di pinggir kota Semarang jadi kalau mau ke sini, lebih baik siapkan waktu tersendiri.
---
Selain tempat-tempat wisata yang seru tadi, pesona kuliner Semarang juga tak kalah menarik. Lain kali akan saya tuliskan terpisah pengalaman wisata kuliner yang memanjakan lidah di artikel berbeda.
Oh iya, sedikit tips untuk yang ingin berkunjung ke Semarang, akan lebih seru lagi jika kamu datang bertepatan dengan Semarang Night Festival yang merupakan perayaan Hari Jadi Kota Semarang. Di festival ini biasanya ada parade kostum unik, drumband, sampai pertunjukan seni.
Pada saat Semarang Night Festival, penduduk tumpah ruah di jalanan dan kita bisa melihat interaksi masyarakat tanpa sekat atau batas. Blended, dan itu adalah suatu pemandangan serta pengalaman yang indah sekali. Ah, Semarang selalu di hati.
ADVERTISEMENT
Kamu sudah pernah ke Semarang?
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan