Kumplus- Dibekap Polusi Jakarta- Jakarta

Kampung Narkoba di Ibu Kota

Analis Kejahatan Narkotika. ASN di BNN.
1 April 2022 11:24
·
waktu baca 5 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Dengan mengenakan celana pendek, kaos oblong, dan topi kumul teman saya mengendarai motor bututnya menuju Kompleks Permata, Cengkareng, Jakarta Barat. Dia menahan laju motornya untuk dapat berbelok dari Jalan Zamrud menuju Jalan Safir. Tujuannya adalah lapak rekomendasi temannya di Jalan Akik.
Tiba-tiba ada tiga orang di Jalan Safir memintanya berhenti. Tak banyak cakap, rekan saya langsung ditanya apa keperluannya datang ke sana. Setelah menjawab, ketiga orang tersebut menyahut, “tidak perlu ke lapak Jalan Akik untuk membeli barang.” Rekan saya jadi terpaksa membeli barang tersebut dengan “paket hemat” seharga Rp500 ribu.
Peredaran narkoba seperti ini, yang terjadi sepanjang waktu di beberapa sudut perumahan tersebut, membuat Pak Haji, sesepuh asli Kompleks Permata, putus asa. Penggerebekan yang dilakukan petugas dari masa ke masa tak menunjukkan hasil maksimal. Operasinya memang berhenti sejenak, tapi lalu tumbuh dan berkembang lagi.
Lanjut membaca konten eksklusif ini dengan berlangganan
Keuntungan berlangganan kumparanPLUS
check
Ribuan konten eksklusif dari kreator terbaik
check
Bebas iklan mengganggu
check
Berlangganan ke newsletters kumparanPLUS
check
Gratis akses ke event spesial kumparan
check
Bebas akses di web dan aplikasi
Kendala berlangganan hubungi [email protected] atau whatsapp +6281295655814
Ketika kepolisian berkomitmen pada upaya pembenahan, transparansi adalah kewajiban. Karena baru setelah borok-borok itu ketemu, kita bisa mengobatinya dengan dosis yang tepat. Simak opini Analis Kejahatan Narkotika BNN, Fathurrohman.
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten