Sidang perdana Jefri Nichol

Kasus Narkoba Artis dan Konspirasi

Fathurrohman
Analis Kejahatan Narkotika, Penulis Cerita Perjalanan, ASN di BNN.
15 April 2022 15:15 WIB
·
waktu baca 6 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Berkali-kali handphone saya bergetar menerima pesan yang berisi foto-foto narkoba jenis sabu yang diselundupkan dari Tiongkok melalui pipa besi. Pesan itu juga disertai narasi yang menyebut bahwa proyek pulau reklamasi tidak bisa dihentikan karena menjadi bagian dari paket pengiriman sabu. Narasi lainnya, proyek reklamasi adalah cover agar penyelundupan narkoba bisa terjadi.
Saya cukup hafal dengan foto-foto tersebut, termasuk orang-orang yang ada di dalamnya. Dengan sabar saya menjawab, foto tiang pancang yang berisi narkoba sabu asal Tiongkok itu memang benar. Cara sindikat menyelundupkan narkoba menggunakan besi panjang berlubang atau yang dinarasikan sebagai tiang pancang adalah hal biasa. Bagi para penyelundup, cara apapun akan mereka tempuh, yang penting narkoba yang mereka bawa tidak terdeteksi petugas, khususnya petugas Bea Cukai di pelabuhan atau wilayah interdiksi lainnya.
Yang sesat dari pesan itu adalah narasi bahwa tiang pancang tersebut digunakan untuk kebutuhan proyek infrastruktur. Kaum konspiratif yang kerap mengaitkan fakta hukum dengan pendekatan politik akan selalu menemukan jalan untuk bertindak manipulatif. Sejelas apapun, bagi kaum ini, fakta adalah bagian dari konspirasi pihak-pihak yang berkepentingan.
Lanjut membaca konten eksklusif ini dengan berlangganan
Keuntungan berlangganan kumparanPLUS
check
Ribuan konten eksklusif dari kreator terbaik
check
Bebas iklan mengganggu
check
Berlangganan ke newsletters kumparanPLUS
check
Gratis akses ke event spesial kumparan
check
Bebas akses di web dan aplikasi
Kendala berlangganan hubungi [email protected] atau whatsapp +6281295655814
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten