Pencarian populer
USER STORY
Pizza e Birra vs Warung Pasta, Mana yang Lebih Enak?
28 November 2018 1:05 WIB
0
0
Pasta adalah salah satu hidangan khas Italia favorit selain pizza. Namun, nampaknya dua hidangan ini adalah sesuatu yang tak bisa kita pisahkan begitu saja, pasalnya setiap resto yang menyajikan pasta, maka akan menyediakan pizza, dan sebaliknya. Kali ini saya mau memberi rekomendasi tempat makan pasta yang seru banget dan pastinya masih dalam topik Mahal vs Murah.
Pasta sendiri banyak variannya, mulai dari spaghetti, fetucinne, linguini, penne, fusilli, macaroni, ravioli dan masih banyak lagi modifikasinya, begitupun dengan cara pengolahannya, ada aglio olio, carbonara, Bolognese, marinara, pesto, pomodoro dan masih lagi cara memasak pasta yang pastinya punya cita rasa tersendiri.
Secara pribadi, saya sangat menyukai pasta yang creamy, oleh karena itu saya adalah salah satu penggemar carbonara, karena carbonara punya karakter rasa creamy meski sebenarnya resep classic carbonara adalah tanpa menggunakan cream, mereka hanya menggunakan kuning telur sebagai pemberi sensasi creamy.
Tapi di Indonesia sendiri tak banyak yang menggunakan cara ini, dan mereka cenderung menggunakan cooking cream atau susu dan cheese. So, inilah 2 tempat makan pasta favorite saya yang sering dikunjungi.
1. Pizza e Birra
Salah satu brand yang dikonsepi oleh Ismaya group ini memang sudah cukup ternama dan terkenal karena tempatnya yang asik banget buat nongkrong.
Mereka tergolong sebagai Sports Bar and yes, banyak memiliki activity mulai dari nobar hingga main billiard atau darts. Seru kan? Ambiance yang ditawarkan tempat satu ini memang layaknya classic American bar, namun menu yang disajikan adalah hidangan khas Italia, yaitu pizza dan pasta.
Menu yang ditawarkan Pizza e Birra pun sangat beragam, dan kalian bisa customize pasta sendiri. Meski mereka memiliki beberapa rekomendasi, untuk di section made your own pasta, semua topping dijual terpisah ya, salah satu menu andalan saya adalah Spaghetti Carbonara.
Untuk harganya sendiri sebenarnya hanya sekitar IDR 57.000. Namun, setelah saya tambahkan topping bacon dan mushroom harganya jadi lebih dari IDR 100.000. Wow, mahal juga ya? Apakah rasanya enak? Jangan ditanya.
Pasta di sini dimasak dengan sempurna, or kita biasa menyebutnya dengan al dente, saus krim yang mereka tawarkan pun sangat rich. Namun enggak bikin eneg, sehingga saya bisa menghabiskan satu porsi ini tanpa rasa tidak nyaman.
Keju yang diberikan juga dalam jumlah yang pas, sehingga tidak membuat kejunya menjadi overpowering, ditambah lagi mereka menggunakan jamur champignon segar yang memberikan rasa fresh. Benar-benar nikmat.
Makan pasta di Pizza e Birra rasanya belum lengkap kalau belum coba Bananatella Pizza. Makanan itu yang dibandrol dengan IDR 42.000 untuk empat slice pizza manis ber-topping pisang dan nutella. OMG this is heaven!
Kalian wajib pesan menu satu ini, urusan minum di Pizza e Birra memang terbilang cukup mahal, starting dari IDR 30.000 untuk segelas es teh tawar ataupun soft drink kalengan. So, perkiraan seseorang jika makan di sini, ya, sekitar IDR 200.000 setelah pajak. But I guarantee they won’t disappoint you.
2. Warung Pasta
Dari namanya, tempat ini memberi kesan yang ramah, selain ramah disuasananya juga ramah di kantong, dan memang sesuai dengan namanya, tempat ini merupakan tempat yang tersohor karena bisa menyajikan pizza dan pasta enak dengan harga yang sangat terjangkau.
Seterjangkau apakah? Bayangkan saja kalian bisa menikmati 1 Appetizer + 1 Pasta + 1 Pizza + 2 Minum hanya dengan IDR 100.000. WOW!
Warung Pasta ini lokasinya di Rawamangun, Kemang, Depok, dan Bekasi. Berbahagialah anda yang tinggal di sekitar daerah tersebut, karena kalian tak perlu merogoh kocek dalam-dalam jika ini menikmati hidangan pasta dengan variasi yang gak kalah dengan restaurant pasta lainnya.
Sebagai pembanding yang setara di sini pun saya memesan Pasta Carbonara yang diberi mushroom chunk dan juga smoked beef sebagai topping-nya, harganya cuma IDR 23.000.
Dari penampilan memang tampak cukup berbeda, karena di Warung Pasta ini carbonara-nya tampil dengan karakter yang lebih basah dan terlihat lebih creamy. Pastanya sendiri dimasak dengan baik, dan rasa cream-nya pun ternyata memang beda, karena di sini cream-nya terasa lebih tebal dan mirip dengan cream pada cream soup.
Namun, bukan berarti tidak enak, saya pun cukup enjoy saat menyantapnya, apalagi ketika bertemu dengan keju parut di atasnya. Nyaamm..
Biar enggak kalah, saya pun memesan Pizza Banana Choco Cheese sebagai pesaing Bananatella-nya Pizza e Birra. Dari segi harga sebenarnya tidak terlalu jauh, karena pizza manis ini dibanderol dengan harga IDR 30.000.
Namun terdiri dari 8 slices, yang di mana berarti 2 kali lebih banyak dibanding Pizza a Birra. Rasanya enggak kalah, karena pisangnya manis, meski tidak menggunakan nutella, coklatnya pun tetap terasa hazelnut-nya dan pecinta keju pasti akan puas dengan keju parut melimpah di atasnya. Mantap bos!
Harga minumannya beragam, mulai dari IDR 10.000 hingga IDR 35.000. Dengan IDR 30.000, kita sudah bisa memesan dua gelas minuman seperti jus hingga kopi, harganya super terjangkau dengan kualitas yang gak kalah.
Bicara soal pasta, pasta ini tergolong dampak kategori karbohidrat yang tentunya kita butuhkan sebagai energi untuk tubuh. Namun jika mengonsumsinya dalam jumlah yang terlalu banyak, ternyata ada dampak yang bisa ditimbulkan, lho.
Salah satunya kesulitan menurunkan berat badan, karena dalam 1 gram karbohidrat, mengandung 4 kalori. Jadi, semakin banyak yang anda makan akan semakin tinggi juga kalorinya, dan yang paling berbahaya adalah memicu terjadinya penyakit metabolik seperti Diabetes mellitus tipe 2.
Penyakit ini juga kita kenal sebagai kencing manis, di mana kondisi ini ditandai dengan tingginya kadar gula di dalam darah karena terganggunya kerja hormon insulin, di mana insulin ini bekerja untuk memetabolisme gula yang masuk ke dalam tubuh.
Namun karena fungsinya terganggu, maka gula dapat menumpuk di dalam darah, karena pada dasarnya karbohidrat adalah gula, sehingga kadang orang tidak sadar bahwa memakan jumlah karbohidrat berlebihan dapat memicu kondisi tersebut.
So, kalian bebas makan apapun yang kalian sukai. Namun ingat, jumlahnya harus diatur karena kesehatanmu ditentukan oleh dirimu sendiri. Stay Hungry, Stay Healthy!
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2018 © PT Dynamo Media Network
Version: web: