kumparan
10 Oktober 2019 12:38

Foto: Menengok Festival Pranata Adat di Manggarai, NTT

wvsbaatvca4eovmz3jnd.png
Pementasan Tarian Goricama yang dibawakan oleh pelajar SMK Negri 2 Langke Rembong.Foto: Elvis,florespedia
RUTENG- Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Daerah Tertentu (Ditjen PDTu) menggelar festival Pranata Adat untuk Perdamaian di Ruteng, Ibukota Kabupaten Manggarai, NTT Rabu (09/10).
ADVERTISEMENT
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Dirjen PDTu, serta beberapa staf dari Ditjen PDTu.
Dirjen PDTu, Aisyah Gamawati saat konferensi pers disela-sela kegiatan tersebut menyampaikan, penyelenggaran kegiatan ini merupakan amanah UU Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa.
"Ada UU Desa nomor 6 tahun 2014 di sana diamanahkan bahwa pembangunan desa itu harus mengedepankan kegotongroyongan, kebersamaan, kekeluargaan dalam rangka pengarusutamaan keadilan dan perdamaian artinya didalam merencanakan pembangunan di desa harus berasaskan keadilan, karena kalau tidak begitu itu akan menimbulkan konflik," kata Gamawati.
Tidak lanjut dari Festival itu, jelas dia, akan dibentuk forum-forum perdamaian dengan memanfaatkan pranata adat yang melibatkan tokoh-tokoh adat, tokoh-tokoh agama, serta tokoh masyarakat lain.
Di NTT, kegiatan ini telah digelar pada 3 Kabupaten termasuk Manggarai. Setelah digelar di Manggarai, kegiatan serupa akan dihelat di Kabupaten Lembata, sehingga total ada 4 Kabupaten di NTT.
ADVERTISEMENT
Untuk seluruh Indonesia kegiatan ini targetnya menyasar 24 Kabupaten, hingga saat ini kegiatan ini telah digelar di 13 Kabupaten.
Berikut foto - foto kemeriahan Festival Pranata Adat di Kota Ruteng, Manggarai.
IMG-20191010-WA0061.jpg
Pelajar dari SMK St.Aloysius Ruteng saat Karnaval Budaya Manggarai di halaman Kantor Bupati Manggarai. Foto: Elvis,florespedia.
IMG-20191010-WA0060.jpg
Para pelajar dari SD Katolik Ruteng 6 dengan busana adat Manggarai. Foto: Elvis,florespedia.
IMG-20191010-WA0059.jpg
Para penenun sarung adat khas Manggarai saat memeragakan cara menenun tradisional di sela- sela festival. Foto: Elvis,florespedia.
IMG-20191010-WA0054.jpg
Tarian Sanda dibawakan oleh pelajar SMK St.Aloysius Ruteng. Foto: Elvis,florespedia.
IMG-20191010-WA0056.jpg
Dirjen PDTu Kementerian Desa saat membawakan sambutan saat gala diner.Foto: Elvis,florespedia.
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan