kumparan
search-gray
News10 Juli 2019 20:01

Kapolda NTT Minta Personelnya Tingkatkan Pelayanan kepada Masyarakat

Konten Redaksi Florespedia
IMG-20190710-WA0050.jpg
Kapolda NTT, Irjen Pol.Raja Erizman. Sumber foto: Istimewa.
KUPANG - Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), Irjen Pol. Raja Erizman meminta personel Polri di wilayah Polda NTT untuk meningkatka kinerja pelayanan kepada masyarakat, sehingga tugas Polri sebagai pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat tidak sekadar slogan.
ADVERTISEMENT
Hal ini disampaikan Raja Erizman saat diwawancara wartawan usai apel peringatan HUT Bhayangkara ke-73 di Lapangan Polda NTT, Rabu (10/7).
Menurut Erizman, sampai dengan tahun 2019, ada sejumlah event dan hajatan nasional yang harus disukseskan. Seperti pelaksanaan Pilkada dan Pemilu serentak 2019.
"Saya ucapkan terima kasih karena Pemilu serentak 2019 di Provinsi NTT berjalan baik, kondusif, aman dan lancar," ujar jenderal bintang dua itu.
Pencapaian Polda NTT selama ini, lanjut Erizman, sudah cukup baik, mulai dari sisi prestasi yang telah diraih oleh beberapa personel Polda NTT, sampai pada tingkat kepercayaan masyarakat yang cukup meningkat. Dia berharap, seluruh personel Polri di wilayah Polda NTT tidak berpuas diri dengan capaian yang ada. Sebaliknya, harus terus berupaya untuk meningkatkan kinerja.
ADVERTISEMENT
"Yang paling penting adalah meningkatkan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat karena tanpa dukungan masyarakat, semuanya nonsense dan tugas kepolisian tidak akan berjalan dengan baik," tegas mantan Kepala Divisi Hukum Polri itu.
Soal pengembangan Polres, Erizman mengatakan, Polda NTT sangat kita berharap agar semua kabupaten/kota di Provinsi NTT memiliki Polres masing-masing. Namun, pembentukan Polres tidak bisa dilaksanakan sendiri oleh Polda, tetapi juga membutuhkan dukungan pemerintah pusat.
"Kita sudah usulkan ke Mabes Polri dan Mabes juga sudah usulkan ke pemerintah dalam hal ini Kementerian PAN-RB. Sekarang Kemenpan sedang lakukan pengkajian dan kita masih menunggu kabupaten mana yang disetujui untuk dibangunkan Polres," katanya.
"Kita berharap semua kabupaten disetujui karena akan sangat membantu pelaksanaan tugas-tugas kepolisian terutama di daerah perbatasan seperti di Malaka dan Sabu yang cukup potensial untuk segera dibentuk Polres. Misalkan ke Sabu kita cukup kesulitan dari sisi transportasi. Kalau ada Polres di sana, tentu akan lebih efisien pelaksanaan tugas-tugas kepolisian," ungkap Erizman yang juga pernah menjabat sebagai Direktur II Ekonomi Khusus Bareskrim Polri.(FP-05).
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white