kumparan
13 Desember 2019 14:49

Manusia dan Ternak Minum Air Embung di Bonat, NTT

WhatsApp Image 2019-12-12 at 10.01.53.jpeg
Warga Kampung Bonat memanfaatkan air dari embung untuk memenuhi kebutuhan air rumah tangga. Foto: Arkadius Togo.
MBAY - Lebih dari dua minggu, puluhan kepala keluarga di RT 05, Dusun Bonat, Desa Persiapan Tengah Tiba Timur, Kecamatan Aesesa Selatan, Kabupaten Nagekeo, NTT, terpaksa menggunakan air dari embung untuk konsumsi kebutuhan rumah tangga baik untuk air minum, mandi dan cuci.
ADVERTISEMENT
Padahal, air di embung selama ini dipergunakan untuk kebutuhan air bagi ternak peliharaan warga. Warga terpaksa mengkonsumi air embung dikarenakan jaringan air bersih bantuan pemerintah telah dirusak oleh orang yang tidak dikenal.
Demikian disampaikan Gaspar Dapa yang di temui media ini Rabu (11/12) di Mapolsek Aesesa, usai melapor perusakan jaringan air bersih di Bonat.
Gaspar mengatakan sejak jaringan air bersih yang dirusak oleh orang tak di kenal itu, sebagian warga Bonat terpaksa mengambil air di embung yang letaknya tak jauh dari kampung Bonat. 
WhatsApp Image 2019-12-12 at 10.01.52.jpeg
Embung di Kampung Bonat yang kotor dan berbau dimanfaatkan warga untuk memenuhi kebutuhan air rumah tangga. Foto: Arkadius Togo.
"Walaupun air embung kotor kami terpaksa ambil. Karena kami tidak bisa beli air tengki yang di jual itu," ujarnya.
Menurut Gaspar, sebelum jaringan itu belum dirusak oleh orang tak dikenal warga cukup membantu dengan air itu.
ADVERTISEMENT
"Namun karena sudah rusak. Ya kami terpaksa ambil air embung yang digunkan untuk ternak," ujarnya.
Untuk diketahui, kasus pengerusakan itu, utusan warga bonat sudah melaporkan kejadian itu di Mapolsek Aesesa pada Selasa (10/12/2019) lalu.
Hal senada disampaikan Pius Pinga, warga Bonat lainnya. Ia mengatakan, pasca perusakan jaringan air bersih oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, sampai hari ini warga Bonat mengalami krisis air bersih.
Uuntuk mengantisipasi kebutuhan air rumah tangga, warga terpaksa mengambil air di embung yang digunakan untuk ternak.
"Kami saat ini ambil air embung yang digunakan untuk ternak. Mau ambil air di mana lagi pak. Jaringan sudah di rusak oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan