News
·
8 Desember 2020 12:38

Update Corona Sikka: Tambah 1 Pasien Positif Corona, Total 11 Kasus

Konten ini diproduksi oleh florespedia.com
Update Corona Sikka: Tambah 1 Pasien Positif Corona, Total 11 Kasus   (28924)
Ilustrasi. Sumber: istimewa.
MAUMERE - Satgas COVID-19 Kabupaten Sikka kembali mengumumkan perkembangan terbaru adanya penambahan pasien positif corona di Kabupaten Sikka, Provinsi NTT.
ADVERTISEMENT
Juru bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Sikka, Petrus Herlemus kepada media ini, Selasa (8/12/2020) siang mengatakan seperti yang dilaporkan kemarin, Kabupaten Sikka dari dua kali pengiriman sampel swab ke Kupang, yang pertama tekonfirmasi 8 orang dan ada penambahan 2 orang. Jumlah sampel pertama dan sampel kedua yang dilaporkan awal, ada 10 terkonfirmasi positif corona.
Dari seluruh sampel yang sudah terperiksa, seluruhnya ada penambahan 1 kasus positif corona. sehingga saat ini total ada 11 orang yang terkonfirmasi positif corona.
Petrus Herlemus merincikan, dari 3 orang penambahan terdiri dari OH usia 25 tahun, asal Alok Timur dan seorang IRT. Yang bersangkutan merupakan keponakan dari almarhumah SH yang terkonfirmasi positif.
ADVERTISEMENT
" Yang bersangkutan saudari OH ini bukan pelaku perjalanan sehingga dapat dipastikan bahwa OH positif tertransmisi dari almarhumah SH," ungkap Petrus Herlemus.
Kedua, seorang laki-laki GLH usia 55 tahun, asal Kecamatan Alok. Yang bersangkutan adalah seorang pelaku perjalanan dan Cormobid atau bersangkutan dengan hipertensi.
Ketiga, EMP perempuan usia 9 tahun dari Kecamatan Kangae. EMP adalah pelaku perjalanan dari Makasar.
"Sehingga sampai dengan saat ini Kabupaten Sikka dengan 11 orang terkonfirmasi positif," ungkapnya.
Petrus Herlemus menambahkan, untuk seluruh yang terkonfirmasi positif, telah diamankan di ruang isolasi RSUD TC.Hillers Maumere.
Sedangkan 1 orang terkonfirmasi positif inisial OH, menjalani isolasi mandiri di rumahnya di Pemana.
Untuk seluruh yang terkonfirmasi positif telah diamankan di ruang isolasi RSUD TC. Hillers Maumere dan yang 1 OH isolasi mandiri di rumahnya di Pemana. Karena rumah yang bersangkutan kosong, yang mana hanya dia sendiri. Sehingga dalam pantauan Puskesmas Teluk," ungkap Petrus Herlemus.
ADVERTISEMENT