• 2

Penembak di Bandara Fort Lauderdale Berkaus "Star Wars"

Penembak di Bandara Fort Lauderdale Berkaus "Star Wars"




Penembakan Fort Lauderdale

Aparat keamanan dari FBI bersiaga di luar bandara. (Foto: REUTERS/Zachary Fagenson)

Senator Amerika Serikat, Bill Nelson, mengatakan penembak di Bandara Internasional Fort Lauderdale diketahui membawa ID militer atas nama Esteban Santiago. Meskipun seperti dikutip dari Associated Press, Sabtu, (7/1) ID itu tidak jelas apakah milik dia atau orang lain. Tapi tersangka telah berhasil ditangkap dan sedang diperiksa.
Dalam keterangannya, Nelson menyebut bahwa penembakan itu terjadi di area pengambilan bagasi. Area ini memang menjadi tempat sasaran paling mudah. Motif penembakan itu sendiri masih belum diketahui.

Penembakan Fort Lauderdale

Suasana saat evakuasi para penumpang. (Foto: REUTERS/Andrew Innerarity)

Sekitar 90 menit setelah serangan, kepanikan orang-orang di bandara masih terjadi. Puluhan polisi berlari bolak-balik dengan senjata otomatis, mengarahkan sekelompok besar penumpang agar dapat dievakuasi dengan selamat.
Seorang polisi berteriak "Turun, turun!" dari sebuah garasi parkir di seberang jalan dari terminal bandara, seperti dijelaskan oleh seorang wartawan Reuters yang menyaksikan secara langsung di lapangan.
"Pada titik ini, sepertinya dia bertindak sendirian," ujar Broward County Sheriff, Scott Israel, kepada wartawan di bandara.

Penembakan Fort Lauderdale

Seseorang meminta pertolongan setelah tertembak. (Foto: REUTERS/Mike Starobinsky/Maxwillsolutions/Handout)
Reuters menyebutkan bahwa sosok penembak adalah seorang pemuda berusia sekitar 26 tahun dengan kaus "Star Wars".
Pihak berwenang mengatakan lima orang tewas dan delapan lainnya terluka dalam penembakan ini.
Serangan Florida adalah yang terbaru ini dalam serangkaian penembakan massal yang melanda Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir. Beberapa terinspirasi oleh militan dengan pandangan ekstrim, aksi dengan motif sendirian "lone wolf", orang dengan gangguan mental, ataupun karena akses mudah atas kepemilikan senjata.


NewsBreaking NewsInternasionalAmerika SerikatPenembakan Florida

500

Baca Lainnya




}