Buzz
·
10 Juni 2021 9:49
·
waktu baca 3 menit

5 Penyakit Ini Ditandai Sering Buang Kecil Malam Hari, Jangan Anggap Remeh!

Konten ini diproduksi oleh Generasi Milenial
5 Penyakit Ini Ditandai Sering Buang Kecil Malam Hari, Jangan Anggap Remeh! (20817)
Ilustrasi buang air kecil. Foto: Getty Images
Apakah kamu sering terbangun di malam hari akibat ingin buang air kecil? Sekilas, hal ini memang nampak wajar adanya. Ternyata hal ini bisa menjadi gejala pertanda kondisi kesehatan yang kurang baik, lho.
ADVERTISEMENT
Hal ini kerap lebih sering dialami perempuan ketimbang lelaki. Dalam istilah medis, kondisi ini dikenal dengan 'nocturia'. Pada sebagian orang, hal ini bisa jadi amat mengganggu dan merepotkan.
Normalnya, setiap orang akan buang air kecil sebanyak empat hingga delapan kali dalam sehari. Dengan jumlah rata-rata mencapai 1,8 liter. Namun pada kondisi tertentu, kuota urin seseorang bisa melebihi normal.
Jika kamu dalam keadaan seperti ini, sebaiknya jangan dianggap sepele ya. Dikarenakan buang air kecil di tengah malam jadi cara tubuh untuk menyampaikan indikasi penyakit yang diam-diam bersarang di tubuh kamu.
Untuk mengetahuinya, sebaiknya kamu memeriksa ke dokter ya. Berikut lima gejala penyakit yang ditandai oleh buang air kecil di malam hari. Apa saja? Simak ulasannya.
ADVERTISEMENT

1. Kekurangan Hormon Antidiuretik

5 Penyakit Ini Ditandai Sering Buang Kecil Malam Hari, Jangan Anggap Remeh! (20818)
Ilustrasi seorang nenek. Foto: Getty Images
Ganggguan kesehatan yang pertama adalah kondisi yang biasanya berhubungan dengan pertambahan usia. Makin tua, makin rentan pula kamu kekurangan hormon antidiuretik.
Hormon ini sejatinya berfungsi untuk mengatur jumlah air yang diekskresi oleh ginjal. Makin berkurang jumlah hormon, maka makin sering pula kamu buang air kecil. Usia 40-an biasanya jadi yang paling rentan mengalami hal ini.

2. Pembesaran Uterus atau Ovarium

5 Penyakit Ini Ditandai Sering Buang Kecil Malam Hari, Jangan Anggap Remeh! (20819)
Ilustrasi uterus dan ovarium. Foto: Getty Images
Pembesaran uterus atau ovarium bisa disebabkan oleh kista. Semakin besar ukuran kista, maka ia akan menekan kantung kemih. Hal ini secara langsung akan berampak pada makin seringnya kamu buang air kecil. Jangan anggap sepele!

3. Diabetes

5 Penyakit Ini Ditandai Sering Buang Kecil Malam Hari, Jangan Anggap Remeh! (20820)
Ilustrasi diabetes. Foto: Getty Images
Kadar gula darah yang tinggi bisa jadi penyebab kamu sering buang air kecil, terlebih sampai membangunkan kamu di malam hari. Penderita diabetes akan memiliki urin yang lebih kental dan berwarna kecokelatan.
ADVERTISEMENT
Jika buang air kecil berlebihan diikuti dengan nafsu makan meningkat, badan kurang bertenaga, sering haus, atau kaki kesemutan, bisa saja kamu sungguh terkena diabetes.

4. Batu Ginjal

5 Penyakit Ini Ditandai Sering Buang Kecil Malam Hari, Jangan Anggap Remeh! (20821)
Ilustrasi penyakit batu ginjal. Foto: Getty Images
Dalam beberapa kasus, bisa saja kamu sungguh memiliki penyakit batu ginjal. Batu ginjal sendiri merupakan bongkahan mineral yang terbentuk dalam kandung kemih manusia.
Jika kamu sering buang air kecil dalam jumlah sedikit dan disertai rasa nyeri pada perut bagian bawah, ada baiknya untuk waspada. Perhatikan juga warna urin. Jika gelap atau keruh dalam waktu lama, sebaiknya periksakan diri ke dokter.

5. Gangguan Prostat

5 Penyakit Ini Ditandai Sering Buang Kecil Malam Hari, Jangan Anggap Remeh! (20822)
Ilustrasi buang air kecil Foto: Shutterstock
Pada lelaki, sering terbangun di malam hari akibat ingin buang air kecil bisa saja berarti ada gangguan prostat. Prostat sendiri merupakan kelenjar kecil (merupakan bagian dari sistem reproduksi) yang ada pada area panggul.
ADVERTISEMENT
Prostat sendiri berada dekat uretra, saluran kencing yang menghantarkan urin dari kendung kemih ke penis. Jika terjadi pembengkakan prostat, maka tak menutup kemungkinan ia akan menekan kandung kemih hingga menyebabkan intensitas buang air kecil meningkat.
Bagi kamu yang kerap buang air kecil di malam hari secara terus-menerus, jangan dianggap sepele dan periksakan diri ke dokter ya!(via)