Buzz
·
12 September 2021 15:33
·
waktu baca 2 menit

5 Tanda Teman Toxic, Rusak Hubungan dengan Pasanganmu

Konten ini diproduksi oleh Generasi Milenial
5 Tanda Teman Toxic, Rusak Hubungan dengan Pasanganmu (9275)
searchPerbesar
Ilustrasi. (Foto: Unsplash)
Teman yang beracun, terkadang selalu memberikan energi yang negatif. Bahkan mereka bisa merusak hubungan kamu dengan pasangan. Biasanya mereka akan manipulatif dan tidak suportif di dalam hubungan teman. Diperlukan kesadaran akan tanda-tanda manipulasi mereka sebelum hubungan kamu dengan pasangan rusak.
ADVERTISEMENT
Nah, berikut ini merupakan 5 tanda teman beracun kamu, rusak hubungan dengan pasangan.

Membuat perasaan bersalah saat bersama pasangan

5 Tanda Teman Toxic, Rusak Hubungan dengan Pasanganmu (9276)
searchPerbesar
Ilustrasi. (Foto: Unsplash)
Teman yang beracun, akan membuat kamu merasa bersalah saat menghabiskan waktu bersama pasangan. Bagi teman beracun, waktu kamu hanya untuk mereka. Maka dari itu tidak jarang mereka bisa memanipulasi agar kamu merasa bersalah.

Berbicara negatif tentang hubungan kamu

Gif via Giphy
Selalu berbicara hal negatif tentang hubungan kamu dengan pasangan, bisa menjadi tanda teman beracun kamu ingin merusak hubungan. Sulit rasanya bagi mereka untuk suportif. Jika ada masalah, walau tidak ada hubungannya, mereka akan menyalahkan hubungan kamu.

Memaksa untuk memilih

Gif via Giphy
Tidak jarang teman yang beracun akan memaksa kamu memilih antara mereka atau pasangan. Tentu hal ini tidak sehat dalam hubungan apapun. Idealnya, hubungan yang sehat adalah jika semua pihak bisa seimbang dan saling suportif.
ADVERTISEMENT

Mengucilkan kamu

Gif via Giphy
Biasanya mereka yang beracun akan mulai mengucilkan kamu karena hubungan tersebut. Bagi mereka yang beracun, hubungan kamu hanya membuatnya iri dan dengki. Maka dari itu, tidak jarang mereka lebih memilih mengucilkan kamu.

Selalu berbicara negatif tentang kamu ke pasangan

Gif via Giphy
Baik itu di depan atau di belakang kamu, teman beracun akan membicarakan sisi negatif kamu. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan agar pasangan bisa merasa tidak betah. Tentu hal tersebut sangat manipulatif dan tidak benar untuk dilakukan. (Ang)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020