6 Kandungan Produk Perawatan Wajah yang Harus Dihindari Ibu Hamil

Konten dari Pengguna
14 Januari 2022 12:32
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Generasi Milenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
6 Kandungan Produk Perawatan Wajah yang Harus Dihindari Ibu Hamil (136242)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menggunakan produk perawatan wajah. Foto: Pexels
Produk perawatan wajah kini memiliki harga dan varian yang beragam. Ada banyak produk skincare memiliki kandungan yang mampu merawat kulit dari dalam. Makin banyaknya pilihan di pasaran membuat wanita bisa melakukan perawatan diri tanpa harus menguras isi dompet.
ADVERTISEMENT
Namun, tak semua orang diperbolehkan menggunakan produk perawatan wajah dengan kandungan tertentu. Ibu hamil salah satunya. Mereka disarankan untuk menghindari enam kandungan berikut ini untuk mencegah efek samping yang bisa mempengaruhi kandungan. Apa saja itu?

Asam Hidroksi

6 Kandungan Produk Perawatan Wajah yang Harus Dihindari Ibu Hamil (136243)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menggunakan produk perawatan wajah. Foto: Pexels
Asam hidroksi merupakan kandungan yang sering ditemukan pada produk perawatan jerawat, peradangan kulit, pembersih, dan eksfoliator. Kandungan ini biasanya ditulis dengan nama beta hydroxy acid (BHA), alpha hydroxy acid (AHA), asam salisilat (salicylic acid), asam glikolat (glycolic acid), dan asam laktat (lactic acid).
Meskipun hanya sedikit yang terserap ke aliran darah, ibu hamil sebaiknya mengurangi penggunaan produk perawatan wajah dengan kandungan ini untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan.

Hidrokuinon

Hidrokuinon merupakan kandungan yang sering ditemukan pada produk pencerah wajah. Kandungan ini dapat terserah oleh tubuh. Ibu hamil disarankan untuk tidak menggunakan produk yang memiliki kandungan ini untuk mencegah efek samping pada janin.
ADVERTISEMENT

Retinoid

6 Kandungan Produk Perawatan Wajah yang Harus Dihindari Ibu Hamil (136244)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi produk perawatan wajah. Foto: Pixabay/andreas160578
Retinoid merupakan kandungan yang sering ditemukan pada produk pencegah penuaan dan perawatan jerawat. Kandungan ini mampu mempercepat proses pembaruan kulit.
Penelitian menunjukkan bahwa retinoid oral (yang diminum) berisiko menyebabkan cacat lahir. Itulah sebabnya ibu hamil disarankan untuk menghindari kandungan tersebut.

Kedelai

Walaupun merupakan kandungan alami, kedelai memiliki efek estrogenik yang dapat memicu atau memperparah bercak hitam pada kulit yang disebut melasma atau kloasma. Jika ibu hamil memiliki riwayat penyakit tersebut, sebaiknya ibu menghindari produk perawatan wajah berbahan kedelai.

Oxybenzone

6 Kandungan Produk Perawatan Wajah yang Harus Dihindari Ibu Hamil (136245)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi produk perawatan wajah. Foto: PIxabay/AdoreBeautyNZ
Oxybenzone merupakan kandungan yang sering ditemukan pada produk tabir surya. Kandungan ini dapat melindungi kulit dari radiasi sinar UV. Meskipun begitu, kandungan tersebut dikenal sebagai bahan kimia yang dapat mengganggu sistem endokrin.
ADVERTISEMENT
Penggunaan pada ibu hamil dikhawatirkan dapat memengaruhi keseimbangan hormon dan menyebabkan gangguan kesehatan pada ibu dan janin.

Paraben

Paraben merupakan pengawet untuk produk kecantikan. Fungsinya untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan jamur. Menurut sebuah studi, kandungan ini dapat menyebabkan proses metabolisme pada janin terganggu dan berdampak sampai ia lahir dan tumbuh kelak.
Itu tadi enam kandungan produk perawatan kulit yang harus dihindari ibu hamil. Jika memang ibu ingin menggunakan skincare, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu pada dokter atau produsen dari produk tersebut. (mit)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020