Arti Gegai yang Sering Muncul di Soal Psikotes, Lengkap dengan Antonimnya

Generasi Milenial
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Generasi Milenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Psikotes merupakan prosedur pemeriksaan psikologi secara baku untuk menyelidiki dan menetapkan sifat-sifat psikis khusus dari seseorang. Dengan kata lain, berbagai soal yang diajukan saat psikotes itu merupakan wujud dari pengujian mental serta kecerdasan emosional, nih.
Soal-soal yang diajukan dalam psikotes sendiri bagi sebagian besar orang bukanlah hal yang sulit. Akan tetapi, dibutuhkan konsentrasi penuh untuk mengerjakannya, khususnya untuk menjawab soal yang berkaitan dengan permainan logika serta penalaran, ya.
Nah, salah satu soal yang sering muncul saat psikotes ialah kata gegai. Umumnya, peserta psikotes akan ditanya terkait antonim. Sebenarya, apa arti gegai? Apa lawan kata dari gegai itu? Langsung saja simak ulasan berikut.
Arti Gegai
Sebelum memahami terkait arti dari gegai, mari terlebih dahulu kita pahami berbagai kategori soal yang muncul saat psikotes berikut:
Tes kemampuan verbal
Tes logika aritmatika
Tes logika matematika
Tes logika penalaran
Tes hafalan kata
Tes koran (pauli/kraepelin)
Tes wartegg
Tes menggambar manusia
Tes menggambar pohon
Tes menggambar rumah, pohon, dan manusia (house tree person test)
Tes army alpha intelegence
Tes dwards personal preference schedule
Untuk kata gegai dalam kaitannya dengan soal antonim (lawan kata) ini masuk kategori tes kemampuan verbal, ya. Kemampuan verbal sendiri umumnya dilakukan dalam tes potensi akademik dengan metode pengelompokan kata, antonim, analogi, acak kata, dan sejenisnya.
Apa arti gegai yang masuk kategori tes kemampuan verbal saat psikotes? Merutut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), gegai bermakna mudah lepas, tidak kuat buatannya, bisa juga bermakna tidak kukuh. Dengan demikian, antonim atau lawan kata dari gegai ialah kuat, kuat buatannya, tidak mudah lepas, ya.
Demikian penjelasan rerkait arti gegai, lengkap dengan pembasannya dalam psikotes. Bagi kamu yang akan menjalani psikotes, jangan lupa untuk banyak berlatih contoh-contoh soal psikotes yang ada, ya. Pasalnya, mengandalkan nilai akademik yang tinggi saja tak cukup untuk bisa sukses psikotes, lho! (mel)
