Menara Saidah, Gedung Angker di Jakarta Hunian Favorit Kuntilanak Merah

Konten dari Pengguna
23 Oktober 2021 9:50
·
waktu baca 1 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Generasi Milenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Menara Saidah, Gedung Angker di Jakarta Hunian Favorit Kuntilanak Merah (56329)
searchPerbesar
Gedung Menara Saidah. Foto: Jamal Ramadhan/kumparan
Di Jakarta, terdapat beberapa tempat yang disebut angker dan dihuni makhluk gaib. Salah satunya Menara Saidah, gedung perkantoran yang berlokasi di daerah Cawang, Jakarta Timur.
ADVERTISEMENT
Konon, gedung yang kini kosong tersebut dihuni oleh kuntilanak merah dan koloni siluman. Kuntilanak merah konon ceritanya adalah arwah dari seorang wanita yang meninggal karena kecelakaan kereta tak jauh dari lokasi Menara Saidah.
Warna merah pada bajunya berasal dari darah. Sementara itu, koloni siluman yang berada di bagian dasar gedung disebut sebagai pesugihan dari orang-orang yang menganggap gedung itu keramat.
Berbagai kisah horor lain pernah terjadi di gedung yang dibangun pada tahun 1995 ini. Salah satunya adalah adanya pesanan yang didapat pengemudi ojek online di Gedung Saidah, padahal tidak ada siapa pun di gedung tersebut.
Sejak tahun 2007, Menara Saidah resmi ditutup untuk umum. Penyebabnya adalah pondasinya yang tidak berdiri tegak dan miring beberapa derajat. Kondisi tersebut dikhawatirkan akan membahayakan orang yang berada di dalam gedung.
ADVERTISEMENT
Banyak masyarakat percaya terkait kisah seram di baliknya, Menara Saidah disebut dibangun di atas lahan kuburan yang beberapa jenazahnya belum dipindahkan. Bahkan, gedung itu menjadi daya tarik tersendiri bagi orang-orang tertentu untuk uji nyali. (mit)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020