Mengapa Orang Sukses Selalu Menyarankan Kita untuk Keluar dari Zona Nyaman?

Konten dari Pengguna
6 Agustus 2022 16:15
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Generasi Milenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi bahagia. Foto: Pexels/VisionPic .net
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bahagia. Foto: Pexels/VisionPic .net
ADVERTISEMENT
Banyak orang sukses kerap melontarkan perkataan bahwa zona nyaman sangat berbahaya. Sebab, hal itu dianggap membuat kita tidak berkembang dan menghilangkan kreativitas. Tidak hanya itu, zona nyaman juga dinilai tidak membuat orang sukses.
ADVERTISEMENT
Lalu, seberapa pentingkah keluar dari zona nyaman? Dan, apa iya kita harus meninggalkan zona tersebut untuk menjalani hidup baru yang lebih menantang untuk mencapai kesuksesan.
Nah, berikut alasan mengapa kamu harus keluar atau meninggalkan zona nyaman yang kerap dilontarkan orang-orang sukses.
Penuh Tantangan
Tantangan-tantangan baru ketika keluar dari zona nyaman akan membuatmu menjadi pribadi yang lebih dewasa menghadapi masalah.
Ilustrasi tantangan di dunia kerja Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tantangan di dunia kerja Foto: Shutterstock
Sebaliknya, jika berada di zona nyaman, karakter seseorang dianggap tidak akan terlihat dan bakal kesulitan menemukan solusi ketika menghadapi masalah.
Lebih Mengenal Diri Sendiri
Mengenal diri sendiri merupakan hal terpenting dalam menjalani hidup. Hal itulah yang tidak didapatkan saat berada di zona nyaman.
Ilustrasi cerita. Foto: Pexels/Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cerita. Foto: Pexels/Pixabay
Pasalnya, semua hal yang dijalani telah tersedia dan tertata rapi. Dari situlah, seseorang tidak mengenal dirinya sendiri termasuk kemampuan dan kelemahannya sendiri.
ADVERTISEMENT
Zona Nyaman Mematikan Kreativitas
Alasan mengapa orang-orang sukses selalu menyarankan kita meninggalkan zona nyaman karena dianggap mematikan kreativitas.
Ilustrasi bekerja. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bekerja. Foto: Shutterstock
Pasalnya, zona tersebut merupakan zona yang tidak membuat pikiran dan kreativitasmu berkembang.
Artinya, setiap hal yang dilakukan telah tersedia dan sangat menonton. Nah, hal inilah yang membuat seseorang tidak mengetahui kekurangan pada dirinya sendiri. Lebih parahnya, karakter yang kuat tidak akan terbentuk di zona nyaman.
Dengan keluar dari zona nyaman, kamu bakal lebih melihat atau mengenal diri sendiri. Mulai dari karakter, kemampuan, hingga cara menghadapi permasalahan.
Memperluas Wawasan atau Meng-upgrade Diri Sendiri
Tak banyak orang menyadari, meninggalkan zona nyaman merupakan hal yang tepat untuk memperluas wawasan hingga meng-upgrade diri sendiri.
Ilustrasi lingkungan kerja. Foto: Thinkstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi lingkungan kerja. Foto: Thinkstock
Artinya, ketika berada di tempat baru, maka setiap orang pasti belajar untuk beradaptasi dan meningkatkan kemampuan diri.
ADVERTISEMENT
Di saat bersamaan, kamu juga bakal memperluas wawasan dan menyadari kemampuan yang dimiliki.
Berpikir Kritis dan Open Minded
Berada di zona nyaman bakal membuat pikiran kita tidak terlalu kritis dan sangat tertutup.
Ilustrasi bekerja. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bekerja. Foto: Pexels
Sebab, hal itu dipengaruhi kegiatan atau pekerjaan yang kita jalani dengan sangat mudah. Sementara ketikadi zona nyaman otomatis akan membuat pikiran lebih kritis.
Tidak hanya itu, cara berpikir juga bakal lebih terbuka atau open minded agar bisa beradaptasi dengan lingkungan baru. Selain itu, permasalahan yang dialami juga akan teratasi jika berpikir kritis.
Itulah faktor utama mengapa banyak orang sukses selalu menyarankan kita untuk keluar dari zona nyaman. Apalagi, katanya, nih, 'salah satu yang menyebabkan zona nyaman berbahaya karena ia tidak berbahaya'. (fre)
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020