Konten dari Pengguna

Sering Dianggap Bar-Bar, 6 Fakta Unik Kucing Oren yang Tak Banyak Orang Tahu

Generasi Milenial

Generasi Milenial

Generasi Milenial

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Generasi Milenial tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seekor kucing liar terlihat di sebelah tempat penampungan bergerak yang terbuat dari ban bekas di Kairo, Mesir. Foto: Amr Abdallah Dalsh/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Seekor kucing liar terlihat di sebelah tempat penampungan bergerak yang terbuat dari ban bekas di Kairo, Mesir. Foto: Amr Abdallah Dalsh/REUTERS

Kamu pasti sudah tak asing lagi dengan kucing oren. Kucing jenis tabby ini sering berseliweran di meme-meme yang ada di media sosial. Selain itu, mereka kerap dianggap bar-bar karena tingkah lakunya yang bikin orang geleng-geleng kepala.

Walaupun sering dianggap nakal, kucing oren ternyata merupakan kucing paling populer di antara kucing warna lainnya. Tak sedikit tokoh kucing di film yang menggunakan kucing oren. Beberapa di antaranya yaitu Garfield, Puss in Boots di film Shrek, dan kucing milik Hermione di film Harry Potter yang bernama Crookshanks.

Di balik kepopulerannya, berikut ini enam fakta unik kucing oren yang harus kamu tahu.

Memiliki Pigmen Seperti Manusia

Pecinta kucing di acara CatFest, Senayan Park, Jakarta, Sabtu (13/11/2021). Foto: Jamal Ramadhan/kumparan

Kucing oren memiliki pigmen pheomelanin yang membuatnya memiliki bulu berwarna oranye kecokelatan. Pigmen tersebut ternyata juga dimiliki oleh manusia yang terlahir dengan rambut berwarna kemerah-merahan.

Lebih Banyak Jantan daripada Betina

Berdasarkan data dari Science Focus, 80 persen kucing oren berkelamin jantan. Hal tersebut berkaitan dengan DNA-nya. Kucing betina memiliki dua kromosom X dan kucing jantan memiliki kromosom XY. Gen yang berfungsi memberi warna oranye adalah kromosom X.

Memiliki Tanda "M" di Dahinya

Ilustrasi kucing. Foto: Shutter Stock

Sebagai kucing berjenis tabby, kucing oren memiliki tanda seperti huruf M di dahinya. Pola garis tersebut berhubungan dengan pola genetiknya. Corak tersebut juga membantunya untuk berkamuflase di alam liar. Mirip harimau, ya.

Memiliki 4 Jenis Corak

Kucing oren memiliki empat jenis corak khas, yaitu sebagai berikut.

  1. Mackerel, yaitu corak garis-garis seperti harimau dan memiliki tanda 'M' di dahinya.

  2. Classic, yaitu corak seperti motif pakaian tie-dye.

  3. Spotted, yaitu corak yang didominasi bintik-bintik.

  4. Ticked, yaitu corak yang terlihat seperti pasir.

Merupakan Kucing Paling Cerewet

X post embed

Kucing oren ternyata merupakan kucing paling cerewet. Hal itu dijelaskan dalam penelitian yang dipublikasikan oleh University of California. Berdasarkan survei terhadap 1.200 pemilik kucing, kucing oren merupakan kucing yang paling sering mengeong, tapi juga lebih ramah dibanding kucing warna lainnya.

Merupakan Kucing Penyayang

Walaupun cerewet, ternyata kucing oren juga punya sisi penyayang dalam dirinya. Mereka sangat menyukai perhatian dari manusia. Itulah sebabnya mereka sering mengeong karena itulah caranya untuk mendapat perhatian. Selain itu, mereka juga suka membuntuti dan mengelus-eluskan badan ke pemiliknya.

Setelah mengetahui enam fakta tadi, ternyata kebar-baran kucing oren itu bukan karena mereka nakal, tapi karena mereka sedang cari perhatian dan ingin disayang. Apakah kamu punya pengalaman menarik dengan kucing oren? (mit)