kumparan
20 Jul 2017 7:52 WIB

Mobil Listrik untuk Balap Reli Dakar Buatan Indonesia

Rally Dakar (Foto: Redbull)
Berkolaborasi menjadi satu solusi dalam mengembangkan kendaraan listrik. Inilah yang dilakukan teman-teman dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya dengan Universitas Budi Luhur dan Fin Komodo.
ADVERTISEMENT
ITS tentu sudah tak asing lagi dalam mengembangkan kendaraan listrik. Berbagai karya sudah ditetaskan, dan salah satu inovasi yang akan diproduksi secara massal adalah sepeda motor listrik GESITS, yang bermitra dengan Garansindo Group.
Tak berpuas diri, kini mereka merangkul Universitas Budi Luhur dan Fin Komodo untuk menggapai mimpi yang lebih tinggi lagi. “Kami sedang siapkan EV for Rally Dakar,” kata Muhammad Nur Yuniarto, kepala tim pengembangan kendaraan listrik ITS Surabaya kepada kumparan (kumparan.com), Rabu (19/7) malam.
Desain EV for Rally Dakar (Foto: Istimewa)
Saat ini desain EV for Rally Dakar itu sudah 100 persen rampung digarap dan siap untuk fabrikasi. Mereka pun akan menggandeng sejumlah pihak yang sering berkecimpung di kompetisi off-road untuk menemukan formulasi sasis yang tepat.
ADVERTISEMENT
“Kami juga memiliki rencana membangun dua varian, full listrik dan hybrid. Itupun kalau dananya cukup,” imbuh pria berkacamata itu.
Jika tak ada aral melintang, unit purwarupa EV for Rally Dakar itu akan mulai dites pada tahun ini hingga 2018 sesuai dengan kontur jalan di Indonesia. “Kayaknya cocok untuk Indonesia yang jalannya enggak ada yang rata walau aspal,” tuntas Nur.
Desain EV for Rally Dakar (Foto: Istimewa)
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan