kumparan
30 Jun 2017 15:24 WIB

Punya Banyak Uang, Taipan Ini Malah Ditolak saat Beli Ferrari

Tampilan depan Ferrari LaFerrari Aperta (Foto: Gesit Prayogi/kumparan)
Mengoleksi mobil mewah nan ekslusif sudah menjadi hobi bagi mereka kaum berduit. Tak heran, ketika sebuah merek ternama seperti Ferrari mengeluarkan edisi khusus dan diproduksi terbatas, langsung jadi rebutan.
ADVERTISEMENT
Ferrari, belum lama ini menetaskan model LaFerrari Aperta untuk merayakan 70 tahun eksistensi mereka. Taipan yang berkecimpung dalam bisnis jam tangan dan perhiasan David Lee pun tak mau melewatkan edisi terbatas si kuda jingkrak itu yang cuma ada 209 unit.
Maklum, Lee dikenal sebagai kolektor mobil-mobil mahal. Lusinan Ferrari terhampar di garasi rumahnya, sebagian adalah model lawas -- ada 275 GTS tahun 1965, Enzo 2003 -- dan sebagian lagi model terbaru. Tak terhitung jumlahnya.
Loading Instagram...
Selain itu, dia yang doyan pamer di Instagram itu punya hubungan yang sangat baik dengan dealer Ferrari. Lee juga pernah mengikuti program pro-racing Ferrari di Negeri Pizza dengan membayar 12 ribu dolar AS.
ADVERTISEMENT
Namun apa mau dikata, Lee justru ditolak mentah-mentah oleh Ferrari ketika mengajukan pembelian untuk seunit LaFerrari Aperta. Dia pun kecewa.
Bagian belakang Ferrari LaFerrari Aperta (Foto: Gesit Prayogi/kumparan)
"Agar bisa membeli edisi terbatas, Anda harus membeli sejumlah model yang tak diinginkan," kata Lee. "Saya tidak mau bermain pada aturan tersebut. Tapi tidak ada cara lain untuk masuk ke dalam antrean," lanjut Lee seperti dilansir latimes.com, Jumat (30/6).
Ferrari sendiri tidak memberikan klarifikasi terkait kasus Lee tersebut. Kemungkinan, sejumlah unggahan foto di akun Instagram-nya dianggap Ferrari sebagai sebuah aksi `merendahkan` terhadap sebuah merek.
"Kecintaan saya terhadap Ferrari dan kemudian membagikan koleksi spesial ke publik itu punya dampak baik pada citra merek di masa depan," Lee berdalih.
ADVERTISEMENT
Memang, untuk model spesial seperti LaFerrari Aperta, Ferrari punya syarat yang ketat. Hanya konsumen terpilih yang bisa meminang mobil itu.
Cuma untuk konsumen terpilih
Punya banyak uang memang bukan jadi syarat utama untuk menebus Ferrari LaFerrari Aperta. Menurut Chief Executive Officer Ferrari Jakarta Arie Christopher Setiadharma, konsumen yang bisa membeli mobil itu pun tak bisa sembarangan. Pabrikan akan mengutamakan mereka yang menjadi konsumen loyal pada produk Ferrari.
Ferrari LaFerrari Aperta hadir ke Indonesia (Foto: Gesit Prayogi/kumparan)
"LaFerrari bukan buat semua orang. Kalau yang nanya dan mau beli banyak. Tapi apakah mereka boleh beli atau tidak? Semua limited edition Ferrari itu hanya untuk loyal costumer," katanya.
Arie menjelaskan, acuan Ferrari dalam menilai apakah konsumen itu loyal atau tidak antara lain adalah mereka yang tidak pernah menjual kembali mobil yang telah dibeli. Kemudian, dari sisi engagement konsumen dengan Ferrari itu kuat atau tidak.
ADVERTISEMENT
"Artinya konsumen aktif dengan acara-acara Ferrari, baik di dalam maupun luar negeri," ucap Arie. "Kalau di Ferrari, memang Anda punya uang banyak belum tentu bisa beli Ferrari," ujarnya.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan