Pencarian populer

Ricky Elson dan Kesibukannya Mencetak Ahli Mobil Listrik Baru

Mobil Listrik Buatan Ricky Elson. (Foto: Dok. Pribadi Valdy)

Belakangan, isu mobil listrik kembali menghangat di negeri ini. Ada yang bicara soal bagaimana membuka keran importasi dengan bea masuk ringan kepada produk asing, tapi adapula yang berjuang agar merek nasional mendapat ruang.

kumparan (kumparan.com) tentu tertarik menanyakan respons isu tersebut kepada Ricky Elson. Mengingat dia dulu merupakan salah satu putra petir, yang bersama tiga pemuda lain, yakni Mario Rivaldi, Dasep Ahmadi, dan Danet Suryatama menciptakan kendaraan listrik.

Loading Instagram...

Lewat Lentera Bumi Nusantara di Ciheras, Tasikmalaya, pria yang punya hobi membaca buku itu, mengaku tengah fokus dalam mengembangkan pemuda-pemuda yang menguasai teknologi kendaraan listrik.

Mereka yang menguasai teknologi mobil listrik yang pada akhirnya akan menjadi penentu kebijakan di perusahaan sehingga (bila bekerja di perusahaan asing) mereka akan membagi kue yang lebih adil untuk negeri ini

- Ricky Elson

"Saya enggak bicara mobil listrik setahun dua tahun, saya enggak perlu di-support yang kayak gitu. Saya sedang membangkitkan peran untuk 30-50 tahun ke depan," kata pemilik belasan paten terkait motor listrik tersebut.

Didirikan sejak tahun 2012, Lentera Bumi Nusantara jadi wadah untuk menebar virus positif ditebar sembari membagi ilmu soal keahliannya di bidang teknologi. Bukan cuma itu, dia juga mengajak para pemuda untuk berkontribusi langsung terhadap kehidupan masyarakat.

Selo, sportscar listrik yang ia buat bersama Kupu Kupu Malam menjadi contoh agar rakyat Indonesia terbuka pikirannya soal mobil listrik dan mengakui kualitas mobil listrik.

Ricky Elson (Foto: Resnu Andika/kumparan)

"Kenapa saya bikin Selo, kalau saya mau bantu rakyat Indonesia bisa bikin mobil pedesaan atau city car, MPV tapi itu bunuh diri. Itu akan hilang dalam hitungan detik. Kenapa? Itu jelas-jelas akan berhadapan dengan mereka (merek asing)," katanya dia.

"Yang akan kita bangun itu bukan pabrik, tapi manusia-manusia yang menguasai teknologi kendaraan mobil listrik," Ricky menambahkan.

Sehingga, dia perlu waktu panjang untuk memperjuangkan mimpinya tersebut. Setidaknya perlu 10-20 tahun ke depan. Ketika pemuda mulai memiliki kepercayaan diri akan kemampuan mereka dan punya kewajiban untuk membangun Indonesia, ia yakin jati diri bangsa ini akan benar-benar terwujud.

Ricky Elson (Foto: Resnu Andika/kumparan)
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2019 © PT Dynamo Media Network
Version: 1.1.23