Mencari Validasi

Sarjana Teologia (S.Th.) di bidang pastoral/konseling. Profesi : Karyawan Swasta dan Penulis. Anggota Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA) Tangerang Selatan.
Konten dari Pengguna
6 April 2022 14:34
·
waktu baca 2 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Gideon Budiyanto tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Mencari Validasi (41122)
zoom-in-whitePerbesar
Image from Pixabay
ADVERTISEMENT
Sebagai seorang manusia tentu akan sangat membanggakan apabila diri kita diakui oleh orang lain, entah itu karena prestasi, kekayaan, jabatan dan lain-lain.
ADVERTISEMENT
Di era digital saat ini, dimana status dan kebahagiaan seseorang seperti bisa dinilai dari sosial medianya membuat orang-orang memperlakukan dunia maya itu laksana dunia nyata.
Akibatnya, sosial media menjadi ajang validasi.
Kalau memungkinkan, segala hal kita perlihatkan di sosial media. Bahkan baru-baru ini tersiar kabar beberapa anak sekolah berlomba-lomba memposting uang sekolah yang paling mahal di sosial medianya.
Padahal, segala hal yang ada di dunia maya itu tidak sejujur yang kita bayangkan, penuh tipu daya dan kemunafikan.
Tetapi kenapa kita masih saja suka apabila ada orang yang me-like postingan kita di sana dan memberikan puja-puji di kolom komentar kita?
Karena memang kita suka akan validasi atau pengakuan.
Padahal sesungguhnya kita tidak perlu validasi dari orang lain hanya untuk membuktikan bahwa kita ini berharga dan unik.
ADVERTISEMENT
Dengan segala yang ada pada kita, bakat serta kemampuan, semua itu menjadikan kita seorang pribadi yang unggul.
Tinggal bagaimana cara kita mengolah segala anugerah yang telah Tuhan berikan itu.
Jadi, daripada sibuk mencari validasi dari orang lain tentang siapa kita, lebih baik kita berpikir dan berkreasi agar segenap kemampuan yang kita miliki bisa semakin terasah dan berguna buat orang lain.
Selalu mencari validasi dari orang lain hanya akan membuat kita terbebani dan menjalani kehidupan yang penuh racun karena kita akan gampang terluka apabila tidak mendapat validasi itu.
Tetapi kalau kita terus menerus mengasah kemampuan yang ada pada kita membuat kita semakin percaya diri dan memiliki mental yang kuat karena kita telah mengetahui siapa diri kita sebenarnya.
ADVERTISEMENT
Kita adalah manusia yang berharga dan unik serta pribadi yang unggul.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020