Konten dari Pengguna

Pahami 10 Istilah ini Sebelum Memulai Investasi Properi

Ayanafara
Love yourself, then the world will love you too
11 Februari 2018 19:55 WIB
clock
Diperbarui 14 Maret 2019 21:11 WIB
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Ayanafara tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Pahami 10 Istilah ini Sebelum Memulai Investasi Properi
zoom-in-whitePerbesar
ADVERTISEMENT
Diantara kalian ada yang ingin menjadi investor properti? Sebelum memulainya, ada banyak istilah dalam dunian investasi properti yang wajib kalian ketahui. Tentunya hal ini akan membantu kalian dalam mempersiapkan strategi jitu agar investasi properti meraup untung besar. Berikut 10 istilah dalam dunian investasi properti.
ADVERTISEMENT
1. Sunrise Property
Sunrise property adalah merupakan istilah yang menggambarkan sebuah kawasan modern direhabilitasi atau daerah baru yang berkembang signifikan. Sehingga nilai properti di kawasan ini akan terus mengalami kenaikan.
2. Sunset Property
Kebalikan dari sunrise property, di mana properti cenderung berusia tua. Secara lokasi, kawasan ini memiliki kekurangan dalam akses dan lingkungan tidak nyaman dan kualitasnya menurun dan biasanya kurang baik secara ekonomi.
3. Booming Property
Merupakan istilah yang menggambarkan lonjakan pembelian pada produk properti atau diibaratkan penjualan sedang laris manis.
4. Property Crash
Istilah ini banyak digunakan untuk menggambarkan kegoncangan properti. Misalnya ketidak stabilan ekonomi yang membuat harga properti jadi melonjak tajam atau turun drastis.
5. Return on Investment (ROI)
ADVERTISEMENT
ROI adalah ukuran untuk menentukan keuntungan atau nilai dari investasi properti. Rumus ROI adalah (laba?—?investasi) / total investasi x 100%. Asal kalian tahu! Semakin tinggi nilai ROI, semakin tinggi keuntungan yang akan didapat.
6. Capital Gain
Istilah yang menggambarkan keuntungan dalam investasi properti. Keuntungan ini dihitung dari selisih harga beli dan harga jual properti.
7. Yield
Keuntungan dihitung dari nilai sewa per tahun dibagi harga properti. Misalnya, harga properti Rp 100 juta sementara harga sewa Rp 5 juta per tahun, maka yield properti tersebut 5%.
8. Turn Over
Istilah yang menggambarkan tentang kapan waktunya suatu investasi akan balik modal.
9. NUP (Nomor Urut Pemesanan)
NUP adalah skema membeli properti menggunakan antrian nomor urut dan biasanya diberikan sebelum properti resmi dijual ke publik. NUP biasanya digunakan untuk sebuah proyek yang memiliki unitnya terbatas.
ADVERTISEMENT
10. Loss Transaction
Saat proses pembelian apartemen, biasanya ada biaya-biaya yang tidak terlihat dan tak terduga, misalnya pembayaran biaya broker atau marketing, pembayaran pajak PPH, BPHTB, dan sebagainya.
Itulah 10 istilah yang harus kalian ketahui sebelum memulai investasi properti. Tak hanya memperlajar istilah-istilah saja, kalian pun harus banyak mencari referensi untuk menentukan strategi jitu agar bisnis investasi kalian tidak mengalami kerugian.