Bola & Sports
·
12 Oktober 2020 10:40

Cerita Cavani tentang Hubungannya dengan Neymar yang Sempat Bergejolak

Konten ini diproduksi oleh Gosip Pemain Bola
Cerita Cavani tentang Hubungannya dengan Neymar yang Sempat Bergejolak (129846)
sumber foto: instagram
Edinson Cavani akhirnya resmi bergabung dengan skuat asuhan Ole Gunnar dengan status bebas transfer.
ADVERTISEMENT
Tepat pada akhir musim 2019-2020 ia memang berstatus tanpa klub setelah Paris Saint Germain sebagai klub terakhir yang ia bela sejak 2013 memutuskan untuk tak memperpanjang kontraknya.
Selain itu, tentu saja usianya yang sudah memasuki usia uzur sulit bagi pemain Uruguay tersebut bersaing dengan nama muda seperti Mauro Icardi, Kylian Mbappe, dan Neymar di lini depan PSG.
Menyinggung nama terakhir, Cavani memang punya kisah tersendiri. Ia sempat berseteru saat keduanya saling berebut bola untuk menendang penalti di laga kontra Lyon pada 2017 lalu dan sejak itu banyak yang berasumsi jika hubungan keduanya retak sekalipun di lapangan mereka tetap menunjukkan kekompakannya.
Dan kepada Sport, Cavani pun buka suara tentang apa yang terjadi antara dirinya dengan mega bintang asal Brasil, Neymar.
ADVERTISEMENT
"Kami sangat berbeda," ujarnya.
"Kami tidak berbagi banyak hal dan kami pun berpikir dengan cara yang berbeda. Itu tidak menghentikan Anda untuk sendiri."
Meskipun Cavani mengatakan bahwa ia tak berteman dengan Neymar di luar lapangan namun ia mengakui jika insiden perebutan bola itu tak menggugurkan penilaiannya terhadap Neymar sebagai pemuda yang baik.
"Dalam kelompok kami tidak semua harus berteman atau menjadi saudara," Cavani menambahkan.
"Yang penting adalah kami berteman di lapangan, saling melindungi, saling bahu membahu. Semua yang mereka katakan (setelah argumen penalti) tidak benar. Ney adalah anak yang baik," ujar Cavani menyimpulkan.
Keduanya pun berpotensi saling berhadapan satu sama lain di liga Champions mengingat hasil undian grub Liga Champions musim 2020-2021 harus mempertemukan Paris Saint-Germain dan Manchester United di satu grub yang sama. Setan Merah dan Le Parisien akan memperebutkan dua tiket lolos ke 16 besar bersama dua tim lainnya yakni, RB Leipzig dan Istanbul Basaksehir.
ADVERTISEMENT