• 0

USER STORY

Apa itu BK?

Apa itu BK?


Disini saya pengen bercerita tentang guru BK saya, seinget saya guru BK di sekolah dulu itu sudah berumur sekitar 45 tahunan sudah tua, muka judesnya nauzubillah. Semua murid rata-rata tidak suka dengan guru BK tersebut, bahkan sampai mereka membuat nama julukan untuk guru BK itu. Kenapa kok sampai segitunya? Karena guru tersebut sangat galak, cerewet, rempong, dan super nyebelin. Waktu dulu masih SMA, saya pernah melanggar gara-gara terlambat masuk kelas, dan akhirnya di panggil sama guru BK.hukuman buat saya waktu itu di suruh bersih-bersih WC dan nyapu kelas lain, ya biar malu gitu. Dan waktu itu ada salah satu temen saya dia kan pakai rok panjang dan belahan roknya tersebut terlalu panjang dan guru BK tanpa manggil langsung di samperin dan di robek langsung tanpa ada tegoran atau peringatan. Dari situ juga teman-teman banyak yang tidak suka sama guru BK tersebut. Waktu saya duduk di bangku kelas dua SMA, ada raziyah mendadak, dan banyak dari teman cowok saya waktu itu ketahuan karena membawa rokok, mereka langsung di bawa ke ruang atau kantor BK sendiri untuk di kasih pelajaran. Dan pada waktu itu saya juga lagi bawa 3 novel, berhubung guru BK sedang memeriksa ke temen-temen cowoknya, jadi saya selipkan novel yang saya itu ke lubang-lubang yang ada di jendela. Dan untung guru yang ngerazia tidak melihat kumpulan buku tersebut, karena lebih fokus ke teman-teman cowonya. Jadi dapat di simpulkan bawah guru BK itu seperti SATPAM. Karena dari dulu sampai sekarang guru BK itu sebagai persinggahan untuk siswa yang bermasalah. Masalahnya apa saja? Merokok, mencuri, berkelahi, mencontek, melawan guru dan lain sebagainya.jadi anggapan para siswa kalau ada yang di panggil ke ruangan guru BK berarti siswa tersebut bermasalah. Nah sekarang telah kita ketahui bahwa setiap anak itu mempunya karakter yang berbeda-beda, dan masalah yang beragam macam. Setiap individu dibesarkan dalam lingkungan yang berbeda-beda pula. Dalam pola asuh dan cara mendidiknya juga berbeda-beda, karena dari keluarga yang berbeda pula. Ada yang cara didiknya keras ada pula yang cara didiknya biasa, ada keluarga yang bebas ada pula dari keluarga terkekang.

PendidikanMahasiswa

500

Baca Lainnya