Sumur Hitam 9

Awas Kena Bala (9)

Penulis fiksi klenikmu yang tersayang. Terima kasih.
17 Juli 2022 16:23
·
waktu baca 5 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Darto melihat situs sumur wisata sudah dipagari penuh sekelilingnya. Bukan saja mengandalkan teralis dan pagar berduri, Tari rupanya juga memasang pagar seng seperti layaknya proyek pembangunan yang sedang berlangsung. Angin sepoi-sepoi di jalanan menuju bibir sungai Bengawan Solo terasa kering menerpa pipi Darto. Biasanya saat menjelang ashar, meski matahari masih lumayan menyengat kulit, anginnya sudah mulai segar. Darto bersama Waras dan Takim sengaja datang untuk terakhir kali menengok sumur itu.
“Sudah ikhlas, To?” tanya Waras.
Darto bergeming. Ia terpaku pada coretan piloks di pagar seng,
Lanjut membaca konten eksklusif ini dengan berlangganan
Keuntungan berlangganan kumparanPLUS
check
Ribuan konten eksklusif dari kreator terbaik
check
Bebas iklan mengganggu
check
Berlangganan ke newsletters kumparanPLUS
check
Gratis akses ke event spesial kumparan
check
Bebas akses di web dan aplikasi
Kendala berlangganan hubungi [email protected] atau whatsapp +6281295655814
Konten Premium kumparanPLUS
Semuanya terhubung. Bukan cuma di Kebonagung, tapi seluruh sumur di Nusantara terhubung dengan sumur hitam. Baca novel Haditha, terbit setiap Minggu.
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten
Sedang memuat...0 Konten