Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.98.2
Konten dari Pengguna
Mahasiswa KKN UII Adakan Penyuluhan “Dagusibu” dan Obat Herbal di Gedongkiwo
25 Februari 2025 16:53 WIB
·
waktu baca 3 menitTulisan dari Haedir Rhamadhan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Yogyakarta, 20 Februari 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Indonesia (UII) mengadakan penyuluhan kesehatan Dagusibu serta demonstrasi pembuatan obat herbal di Kantor Kelurahan Gedongkiwo. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat, khususnya lansia, mengenai penggunaan obat yang tepat serta memperkenalkan alternatif herbal yang bermanfaat bagi kesehatan.
ADVERTISEMENT
Penyuluhan Dagusibu : Edukasi Penggunaan Obat yang Benar
Dalam sesi penyuluhan, mahasiswa KKN UII memperkenalkan konsep Dagusibu (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang), yang merupakan program dari Ikatan Apoteker Indonesia (IAI). Program ini menekankan pentingnya mendapatkan obat dari sumber resmi dan terpercaya, penggunaan obat yang sesuai aturan, serta cara penyimpanan dan pembuangan obat yang benar.
Masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai pengecekan kemasan, label, izin edar, dan tanggal kedaluwarsa sebelum mengonsumsi obat. Selain itu, mahasiswa menjelaskan jenis-jenis obat, termasuk obat bebas, obat keras, serta obat yang memerlukan resep dokter.
"Kami ingin memastikan bahwa masyarakat, terutama lansia, memahami cara penggunaan obat yang benar agar pengobatan lebih efektif dan aman," ujar Adilla Pratama Putri, salah satu pemateri dalam penyuluhan ini.
ADVERTISEMENT
Fokus utama penyuluhan kali ini adalah penggunaan obat untuk hipertensi dan diabetes, dua penyakit yang umum di kalangan lansia. Mahasiswa memberikan penjelasan mengenai cara konsumsi obat seperti metformin untuk diabetes dan amlodipin untuk hipertensi serta pentingnya pemantauan efek sampingnya.
Pembuatan Obat Herbal Rosmeric: Alternatif untuk Hipertensi dan Diabetes
Selain mengadakan penyuluhan Dagusibu, mahasiswa KKN UII juga mendemonstrasikan pembuatan ramuan herbal Rosmeric, yang terdiri dari rosela, kunyit, dan jahe, sebagai alternatif alami untuk menurunkan tekanan darah serta kadar gula dalam darah. Dalam kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperkenalkan Rosmeric, tetapi juga memberikan edukasi mengenai manfaat, cara penggunaan, dan dosis yang dianjurkan untuk setiap bahan. Rosela dikenal sebagai antihipertensi dan antidiabetes, jahe bermanfaat untuk mengatasi gangguan pencernaan dan flu, sementara kunyit memiliki khasiat dalam meredakan nyeri sendi serta memperlancar menstruasi.
ADVERTISEMENT
Mahasiswa menekankan bahwa, meskipun berbahan alami, obat herbal tetap merupakan zat kimia yang harus digunakan dengan bijak.
"Kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa herbal tidak selalu aman jika dikonsumsi sembarangan. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui cara pengolahan yang benar agar khasiatnya tetap terjaga," jelas Adhelia Wahyu Wiedayati.
Antusiasme Warga dan Respon Positif
Kegiatan yang diadakan di Kantor Kelurahan Gedongkiwo ini dihadiri oleh sekitar 50 peserta, termasuk ketua lansia dari berbagai RW. Salah satu peserta, Pak Tasnim, yang merupakan kader lansia, menyampaikan apresiasinya terhadap acara ini dan tertarik mengembangkan lebih lanjut kalender minum obat yang dibagikan oleh mahasiswa KKN UII.
"Kalender ini sangat bermanfaat bagi lansia agar mereka tidak lupa minum obat sesuai jadwal," ujar Pak Tasnim.
ADVERTISEMENT
Selain itu, produk Rosmeric yang diperkenalkan dalam kegiatan ini mendapat respons positif dari warga. Beberapa peserta bahkan mengusulkan agar ramuan herbal ini dikembangkan lebih lanjut dan dijadikan produk lokal yang bisa dijual dalam kegiatan Expo mendatang.
Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa KKN UII berharap masyarakat lebih sadar akan pentingnya penggunaan obat yang benar serta mulai mempertimbangkan pemanfaatan obat herbal yang telah teruji manfaatnya.
Kelompok Unit
Adilla Pratama Putri, Adhelia Wahyu Wiedayati, Ridha Andika, Jeffry Tang, Hanif Mahda Bilhaq, LL. Satria Rahmatullah, Amine Rachdia, Baraa Sharif.