• 4

Dramatis, Andrea Dovizioso Sabet Gelar Juara GP Jepang

Dramatis, Andrea Dovizioso Sabet Gelar Juara GP Jepang


Andrea Dovizioso

Dovizioso di MotoGP Catalunya. (Foto: Twitter @MotoGP.)
Luar biasa. Di bawah guyuran hujan, nyali Andrea Dovizioso justru semakin terpacu. Mengawali balapan dari posisi kesembilan, nyatanya tak membuat pebalap asal Ducati itu patah arang.
Lap demi lap dilahapnya dengan penuh determinasi, hingga akhirnya Dovizioso tampil sebagai yang tercepat dalam MotoGP Jepang pada Minggu (15/10/2017). Dovizioso berhasil mengungguli Marc Marquez yang harus menempati posisi kedua. Sementara, tempat ketiga diraih oleh Danilo Petrucci.
Dovizioso mencatatkan waktu 47:14.236 detik atau unggul hanya 0,249 detik dari Marquez. Sedangkan, Petrucci terpaut 0,557 detik dari Dovizioso.

Menyenangkan bagi Dovizioso, tetapi menjadi mimpi buruk bagi Valentino Rossi. Pebalap asal Yamaha itu harus terjatuh ketika berada pada posisi kedelapan.
Ketika memasuki Tikungan 8, jawara dunia tujuh kali ini tak mampu mengendalikan tunggangannya hingga terjatuh ke luar lintasan. Terlihat, Rossi berjalan menjauhi motornya sebagai penanda tak bisa melanjutkan balapan.
Bagi Rossi, ini adalah kali kedua jatuh di GP Jepang setelah mengalaminya pada musim lalu. Sebelumnya, ia juga sempat terjatuh ketika menjalani sesi latihan bebas keempat.
Start Sempurna Marquez
Hujan begitu deras mengguyur lintasan semenjak awal balapan. Akan tetapi, hal itu tampaknya menjadi berkah bagi Marquez yang mampu mengambil start dengan sempurna.
Memulai balapan dari posisi ketiga, Marquez langsung merangsek ke tempat terdepan. Zarco yang berstatus sebagai peraih pole, malah lanngsung melorot ke posisi keempat. Sementara, Lorenzo yang memulai balapan dari posisi kelima berhasil membelah kerumunan dengan berada di belakang Marquez. Dan, Petrucci menempati posisi ketiga.
Namun, dinamika terjadi manakala memasuki lap ketiga. Ketika Marquez dan Lorenzo terlibat pertarungan di depan hingga lap kedua, giliran Petrucci tampil mengejutkan dengan mengambil alih pimpinan lomba saat lap ketiga dengan memimpin 1,3 detik di depan Lorezo, Marquez, Dovizioso, Zarco and Iannone.
Ketika Petrucci semakin kokoh di depan, Lorenzo mendapat mimpi buruk pada lap keempat. Ia kehilangan posisinya setelah disalip Marquez pada Tikungan 5, kemudian disalip lagi oleh Dovizioso pada Tikungan 7, dan harus melorot ke posisi keempat setelah didahului oleh Zarco pada Tikungan 9.
Sementara, lintasan licin mulai memakan korban. Setelah Carl Crutchlow terjatuh pada lap kelima ketika berbelok pada Tikungan 7, kini giliran Valentino Rossi yang tergelincir pada lap selanjutnya. "Game over" bagi Rossi.
Kembali ke persaingan juara, Petrucci, Marquez, dan Divizioso terlibat pertarungan sengit. Hingga akhirnya tiba bagi Marquez untuk menyalip Petrucci ketika memasuki lap ke-13.
Momen penting itu terjadi pada Tikungan 11 ketika Marquez melihat celah untuk mengambil alih balapan. Marquez memilih menyalip Petrucci dari dalam. Kedua pebalap sempat berada sejajar sebelum Marquez menggeber gasnya saat trek lurus.
Petrucci kembali membuat kesalahan dengan berbelok sedikit melebar pada Tikungan 1 lap ke-14. Alhasil, posisi keduanya berhasil dikudeta oleh Dovizioso. Kini, pertarungan menuju garis finis tampaknya akan terjadi antara Marquez dengan Dovizioso. Marquez berada di depan Dovizioso dengan gap hanya 0,761.
Dramatis
Benar saja, dengan jarak tipis, Dovizioso tampil sangat agresif. Pertarungan sengit kedua pebalap seakan telah mencapai puncak ketika Dovizioso berhasil menyalip Marquez. Sebuah gerakan brilian ditunjukkan Divizioso ketika menyalip Marquez dari dalam saat berbelok pada Tikungan 5 saat lap ke-19.
Namun, nanti dulu, Dovizioso nyatanya belum bisa bernapas dengan tenang. Karena segala sesuatunya baru dimulai pada tiga lap terakhir. Dengan gap satu detik yang memisahkan Dovizioso dan Marquez, semuanya berubah ketika Marquez berhasil menyalip sang lawan.
Hanya sekejap, Marquez kembali tampil sebagai yang terdepan pada Tikungan 12-14. Sempat terjadi salip-menyalip di antara kedua pebalap, tetapi Marquez mematenkan posisinya pada Tikungan 9 pada lap selanjutnya.
Kendati demikian, Dovizioso menolak menyerah. Balapan mencapai klimaksnya pada lap terakhir.
Dovizioso mengerahkan seluruh kemampuannya ketika memasuki sisa empat tikungan terakhir. Hingga akhirnya, momentum kemenangan bagi Dovizioso--secara dramatis--hadir pada final sector.
Marquez sempat menyalip Dovizioso dari dalam, tetapi kemudian ia berbelok terlalu melebar pada tikungan berikutnya. Di titik inilah, Dovizioso melihat adanya celah untuk kemudian gantian menyalip Marquez dari dalam.
Dan, Dovizioso pun tancap gas pada trek lurus hingga menyentuh garis finis sebagai pebalap terdepan.
Dengan kemenangan ini, Dovizioso berhak menempati posisi kedua klasemen umum pebalap dengan torehan 233 poin. Pebalap asal Italia itu tertinggal 11 angka dari Marquez yang masih menempati takhta klasemen.
Sedangkan, posisi ketiga diisi pebalap Yamaha Maverick Vinales dengan 203 poin, disusul pebalap asal Honda Dani Pedrosa dengan 170 points. Lantas di mana Rossi? Dengan torehan 168 poin, pebalap Yamaha itu kini menempati posisi kelima.


SportsMotoGPJepangValentino RossiMarc Marquez

500

Baca Lainnya