• 4

Egy Maulana Vikri Sempat Menangis Cetak Gol Pakai Kaki Kanan

Egy Maulana Vikri Sempat Menangis Cetak Gol Pakai Kaki Kanan


Egy Maulana Vikri

Egy Maulana Vikri bersama Timnas U-19. (Foto: Dok. PSSI)
Dalam dua pekan belakangan ini, nama Egy Maulana Vikri menjadi perbincangan hangat bagi para pecandu sepak bola Tanah Air. Torehan enam gol dalam empat laga Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 di penyisihan Grup B Piala AFF U-18 menjadi pemicunya.
Kecepatan serta kelincahannya dipadukan dengan skill olah bolanya, membuat pemain 17 tahun itu menjadi sosok yang menonjol. Pujian pun berdatangan dari berbagai pihak. Egy dinilai menjadi pemain muda yang memiliki masa depan menjanjikan.
Meski demikian, kemampuan Egy dinilai masih jauh dari potensi terbaik yang dimilikinya. Pemain 17 tahun itu masih harus meningkatkan kemampuan olah bolanya hingga benar-benar memenuhi standar pesepak bola profesional.


Ya, penilaian itu dilontarkan Subagja Suihan --sosok yang menemukan Egy ketika masih berusia 11 tahun. Meski menilai perkembangan Egy begitu pesat, dari sejak pertama kali dibawa ke Ibu Kota hingga saat ini, Subagja tetap menganggap sang pemain masih jauh dari titik kesuksesan.
“Saya selalu bilang, ‘Egy, kamu itu belum jadi pemain hebat. Kamu belum ada apa-apanya. Kamu masih punya banyak kekurangan’,” ujar Subagja ketika berbincang dengan kumparan (kumparan.com) pada Kamis (14/9/2017).
Memang, ucapan itu tak lebih dari niat Subagja untuk terus memberikan motivasi kepada jebolan SSB ASIOP Apacinti itu. Ia juga menginginkan Egy untuk terus meningkatkan performanya dari waktu ke waktu.
Menariknya, Subagja memiliki teknik khusus untuk terus mempertahankan penampilan Egy, yakni dengan memanggil Firman Utina. Mantan kapten Tim Nasional (Timnas) Indonesia itu lantas diminta Subagja untuk berbicara dari hati ke hati dengan Egy.

Egy Maulana Vikri

Subagja Suihan bersama Egy Maulana Vikri (Foto: Istimewa)

“Kalau saya dapat info dan tahu ada permasalahan dengan teknik Egy, saya akan panggil Firman. Dia datang ke rumah dan saya minta untuk berbicara kepada Egy. Dia yang akan menilai apa kelemahan Egy. Kasih pencerahan supaya performa Egy jangan turun,” ucap Subagja.
Hal itu bisa dipahami mengingat Subagja pula yang menemukan bakat Firman ketika masih muda. Pemain Bhayangkara FC itu pula yang membujuk ayah Egy untuk melepas anaknya dibawa oleh Subagja ke Jakarta pada enam tahun silam.
“Egy itu spesialis kaki kiri. Kalau dipersentase, 80% kaki kiri dan 20% kaki kanan. Sedangkan, pemain hebat seperti Lionel Messi misalnya, sudah 50:50. Saya bilang ke Egy, 'paling tidak kamu bisa 60:40'.”
“Firman beri arahan, kaki kanan Egy harus diberdayakan. Kalau fokus ke kiri, sedangkan (kaki) kanan tidak dominan, permainan Egy gampang ditebak. Caranya gimana? Ya, harus giat berlatih, atau kalau tidak tunggu dulu kaki kirinya cedera.”
“Egy jawab tidak mau kalau harus cedera dulu. Dari situ, dia tiap hari latihan supaya kaki kanannya optimal. Dia ingin tunjukin ke saya kalau bisa cetak gol pakai kaki kanan.”


Usaha tak kenal lelah Egy akhirnya terjawab. Top skorer Gothia Cup 2016 ini mampu melesakkan gol dengan kaki kanannya saat memperkuat Timnas U-19 melawan Espanyol B dalam laga uji tanding di Stadion Gelora Bandung Lautan Api pada 14 Juni lalu.
Gol yang tercipta pada menit kedelapan itu pun terbilang spesial. Setelah melewati satu pemain lawan, Egy lantas menggiring bola dari tengah lapangan menuju kotak penalti. Dengan mengecoh satu bek, Egy mengakhirinya dengan sepakan kaki kanan tanpa bisa dihadang kiper lawan.
“Setelah pertandingan itu, Egy telepon saya, dia nangis di situ. Dia bilang sudah buktikan bisa cetak gol pakai kaki kanan."
"Habis itu, saya kasih dia bonus Rp 10 juta. Tapi, saya bilang uang itu jangan dipakai. Disimpan untuk kebutuhan orangtua di Medan," pungkasnya.
Kekuatan kaki kiri Egy memang sangat dominan. Itu terbukti lima dari enam gol yang dilesakkan Egy di Piala AFF U-18 semuanya berasal dari kaki kirinya, sementara satu gol bermula dari sundulan.
Lantas, kapan Egy akan mencetak gol dengan kaki kanannya lagi? Menarik dinantikan.


Sepak BolaTimnas IndonesiaPiala AFF U-18Egy Maulana Vikri

500

Baca Lainnya