• 3

Kesaksian Dovizioso soal Detik-detik Menegangkan Menuju Gelar Juara

Kesaksian Dovizioso soal Detik-detik Menegangkan Menuju Gelar Juara


Andrea Dovizioso

Dovizioso dengan trofi GP Catalunya. (Foto: AP Photo/Manu Fernandez)
Sirkuit Motegi menjadi saksi sebuah pertunjukan hebat. Andrea Dovizioso dan Marc Marquez menjadi protagonisnya. Karena di tangan mereka berdua, GP Jepang menjadi amat menarik disaksikan semenjak awal mula hingga detik terakhir.
Melalui pertarungan sengit 24 lap, Dovizioso akhirnya memastikan gelar juara kelimanya musim ini. Pebalap asal Ducati itu menorehkan catatan waktu 47:14.236 detik atau unggul hanya 0,249 detik dari Marquez. Sedangkan, Petrucci terpaut 0,557 detik dari Dovizioso.
Usai balapan, Dovizioso menceritakan detik-detik menegangkan yang terjadi pada putaran terakhir, hingga akhirnya berhasil finis sebagai yang terdepan.
“Saya tahu saya punya kesempatan saat Tikungan 11, tapi saya (berbelok) terlalu jauh. Ban belakang saya juga sudah aus sekali,” ujar Dovizioso.
“Tapi, dia (Marquez) membuat kesalahan dan saya mampu mengejarnya. Kemudian, saya berbelok dengan sempurna di Tikungan 10,” lanjutnya.
Dovizioso mengerahkan seluruh kemampuannya ketika memasuki sisa empat tikungan terakhir. Hingga akhirnya, momentum kemenangan baginya--secara dramatis--hadir pada final sector.
“Saya tahu menghadapi Marc pada tikungan terakhir selalu sulit. Saya mencoba terus berada dekatnya tapi dia selalu mampu menjauh,” katanya.
Marquez sempat menyalip Dovizioso dari dalam, tetapi kemudian ia berbelok terlalu melebar pada tikungan berikutnya. Di titik inilah, Dovizioso melihat adanya celah untuk kemudian gantian menyalip Marquez dari dalam.
Dan, Dovizioso pun tancap gas pada trek lurus hingga menyentuh garis finis sebagai pebalap terdepan.
”Saya tentu saja sangat senang dengan kemenangan ini. Karena tingkat keausan ban belakang saya sangat tinggi, tapi kami bekerja dengan sangat baik. Tahun ini, kami begitu kuat,” pungkasnya.


SportsMotoGPJepangAndrea DoviziosoMarc Marquez

500

Baca Lainnya