Inovatif! Mahasiswa KKN Undip Sulap Limbah Sayuran Menjadi Pakan Ternak

Mahasiswa S1 Peternakan Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro
Konten dari Pengguna
14 Agustus 2022 10:54
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Abimanyu Handaka tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Mahasiswa KKN Undip melakukan edukasi cara mengolah limbah sayuran menjadi pakan alternatif ternak ruminansia kepada peternak di Kelurahan Kalisegoro, Kecamatan Gunungpati. Foto: Anbimanyu Handaka
zoom-in-whitePerbesar
Mahasiswa KKN Undip melakukan edukasi cara mengolah limbah sayuran menjadi pakan alternatif ternak ruminansia kepada peternak di Kelurahan Kalisegoro, Kecamatan Gunungpati. Foto: Anbimanyu Handaka
ADVERTISEMENT
SEMARANG – Mahasiswa KKN Tim II Undip melakukan edukasi cara pengolahan limbah sayuran menjadi pakan alternatif ternak ruminansia kepada peternak di Kelurahan Kalisegoro, Kecamatan Gunungpati, Sabtu (06/08/2022) pagi.
ADVERTISEMENT
“Berdasarkan survei dan wawancara yang telah saya lakukan sebelumnya, peternak yang ada di Kelurahan Kalisegoro belum pernah ada yang melakukan pengolahan pakan ternak alternatif apapun. Padahal ketika musim paceklik keadaan hijauan di Kota Semarang sangat sedikit dan peternak hanya mengandalkan jemari padi saja tanpa pengolahan apapun,” ujar Mahasiswa KKN Undip, Abimanyu Handaka dalam pemaparannya.
Dalam pelaksanaannya, Abimanyu menjelaskan latar belakang dan pengertian pakan alternatif lalu dijelaskan pula keunggulan dan cara pembuatan pakan alternatif dari limbah sayuran hingga cara pemberiannya pada ternak melalui poster.
“Limbah sayuran ini banyak ditemukan di bank sampah Kelurahan Kalisegoro, sayang sekali apabila tidak kita manfaatkan salah satunya menjadi pakan alternatif untuk pakan ternak ruminansia,” ucap Abimanyu.
ADVERTISEMENT
Sementara itu, peternak di Kelurahan Kalisegoro belum ada satu pun yang pernah membuat atau memanfaatkanb limbah sebagai pakan alternatif ternak ruminansia.
“Iya Mas, saya belum pernah nyoba pakan alternatif. Biasanya sih cuma pakai daun sama rumput rumputan ada yang ada di lapangan aja, itu juga kalau lagi paceklik susah,” kata Pak Kasmuri, salah satu peternak yang Abimanyu kunjungi.
Abimanyu menilai limbah sayuran ini merupakan solusi yang solutif untuk permasalahan pada musim paceklik untuk para peternak yang ada di Kelurahan Kalisegoro. Disamping itu, cara pembuatannya sangat mudah dengan waktu fermentasi yang singkat.
“Cara pembuatan pakan alternatif ini sangat mudah, hanya membutuhkan bahan seperti sayuran, EM4 Peternakan, molases atau gula, dedak padi, dan air. Sayuran yang digunakan seperti kulit jagung, klobot jagung, daun singkong, kembang kol, dan kangkong,” jelasnya.
Foto bersama peternak setelah dilakukan pemaparan edukasi. Foto: Abimanyu Handaka
zoom-in-whitePerbesar
Foto bersama peternak setelah dilakukan pemaparan edukasi. Foto: Abimanyu Handaka
Seluruh peternak yang mengikuti kegiatan sangat antusias dengan adanya edukasi ini terlihat dari respon mereka yang sangat interaktif selama berjalannya program. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman terkait pengolahan pakan alternatif untuk ternak ruminansia agar ketika musim paceklik tidak ada lagi peternak yang kesulitan mencari pakan.
ADVERTISEMENT
#KKNtimIIperiode2022 #p2kknundip #lppmundip #undip
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020