Woman
·
30 Juli 2021 15:11
·
waktu baca 2 menit

Cara Mandi Wajib Setelah Haid sesuai Ajaran Islam, Begini Loh

Konten ini diproduksi oleh Hello Ladies
Cara Mandi Wajib Setelah Haid sesuai Ajaran Islam, Begini Loh (171209)
searchPerbesar
Ilustrasi mandi wajib setelah haid. (Dok. Shutterstock)
Kamu sedang mencari cara mandi wajib setelah haid sesuai ajaran agama Islam? Mari temukan informasinya di dalam artikel ini!
ADVERTISEMENT
Mandi wajib itu harus banget dilakukan jika kamu mengalami kondisi-kondisi tertentu, termasuk ketika selesai menstruasi atau haid. Pernyataan itu ada dalam buku Fiqih yang ditulis oleh Udin Wahyudin dkk.
Informasi itu diperkuat oleh hadis yang diriwayatkan oleh Aisyah r.a. Dalam hadis itu, Fatimah binti Abu Hubaisy disebut sempat mengajukan pertanyaan seputar mandi wajib kepada Nabi Muhammad saw.
Beginilah pertanyaan dari Fatimah:

“Wahai Rasulullah, saya adalah perempuan yang sedang berdarah istihadah (darah penyakit) sehingga tidak suci. Apakah aku harus meninggalkan salat?”

Yang mana akhirnya Nabi Muhammad saw jawab dengan:

“Darah itu merupakan darah penyakit, bukan darah haid. Jika kamu mengalami haid, maka hendaklah tinggalkan salat. Jika darah haid sudah berhenti keluar, maka hendaklah mandi (wajib) dan kembali melaksanakan salat.”

ADVERTISEMENT
Sesuai hadis itu, mandi wajib setelah haid hukumnya wajib. Setelah melakukannya, para wanita diperintahkan untuk kembali mendirikan salat dan menjalankan ibadah lain, layaknya puasa.
Cara Mandi Wajib Setelah Haid sesuai Ajaran Islam, Begini Loh (171210)
searchPerbesar
Ilustrasi cara mandi wajib setelah haid rampung. (Dok. Freepik)

Cara Mandi Wajib Setelah Haid sesuai Ajaran Islam, Begini Loh

Lantas, seperti apa sih cara mandi wajib setelah haid sesuai ajaran Islam? Mengutip sabda Nabi Muhammad saw, begini loh tata cara mandi wajib haid yang baik dan benar.

Dari Aisyah r.a: sesungguhnya Nabi Muhammad saw bila mandi junub akan memulai dengan mencuci kedua tangan, menuangkan air dengan tangan kanan hingga ke tangan kiri dan mencuci kemaluannya. Kemudian berwudu seperti halnya ketika ingin salat. Lalu mengambil air dan menyiramkannya kepada jari-jari ke dalam urat rambut, hingga bila air terasa membasahi kulit, maka beliau meraupkan kedua telapak tangan lagi, lalu disiramkan ke atas kepalanya sebanyak tiga kali. Setelah itu, beliau menuangkan atau menyiramkan air ke seluruh tubuhnya. (HR Bukhari dan Muslim)

ADVERTISEMENT
Untuk informasi lebih lengkapnya, mari simak ulasannya berikut ini!
1. Lafalkan Niat
Langkah pertama yang wajib kamu lakukan adalah melafalkan niat mandi wajib setelah haid. Dengan niat, mandi yang kamu lakukan itu akan dihitung sebagai ibadah.
Berdasarkan buku karya Agus Arifin dan Sundus Wahidah yang bertajuk Fikih Wanita (2018), beginilah niat mandi wajib setelah haid sesuai ajaran Islam:

Nawaitul ghuslal haidho wal ghuslal jainaa bata fardhoo lillaahita’aalaa.

Artinya:

Saya niat mandi haid dan mandi junub karena Allah Ta’ala.

Selain itu, kamu juga bisa melafalkan niat berikut ini:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْحَيْضِ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul ghusla lifraf il hadatsil haidil lillahi ta’ala.

Artinya:

Aku niat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari haid karena Allah Ta’ala.

Cara Mandi Wajib Setelah Haid sesuai Ajaran Islam, Begini Loh (171211)
searchPerbesar
Ilustrasi cara mandi wajib setelah haid bagi wanita. (Dok. Freepik)
2. Bersihkan Kedua Tangan
ADVERTISEMENT
Selanjutnya, bersihkan kedua tanganmu dengan air mengalir. Dari telapak, jari-jari, punggung tangan, sampai ke pergelangan tangan. Lakukan ini sebanyak tiga kali hingga tanganmu bebas dari kotoran dan najis ya.
3. Bersihkan Kemaluan
Setelah itu, cuci kemaluan dengan air mengalir menggunakan tangan kiri. Lakukan sampai tiga kali sembari kembali mengucapkan niat dalam hati.
4. Wudu
Kemudian, ambil wudu. Jangan lupa untuk melafalkan niat berwudu juga ya. Merujuk pada buku Fiqih Lima Mazhab (2015) yang ditulis oleh Muhammad Jawad Mughniyah, kelima mazhab ulama menyatakan mandi wajib haid harus dibuka dengan wudu.
Mengapa? Karena wudu merupakan salah satu cara menghilangkan hadas-hadas dari tubuh kamu.
5. Basuh Rambut hingga ke Kulit Kepala
Yang kelima, kamu harus membasahi rambut hingga ke pangkal dan kulit kepala. Caranya, cukup basahi jari-jari tangan, lalu gunakan untuk menyisir rambut.
ADVERTISEMENT
6. Siram Kepala dan Tubuh
Selanjutnya, siram kepala sebanyak tiga kali. Habis itu, kamu dapat menyiram tubuh bagian kanan secara berurutan, dari kepala sampai kaki. Lalu, pindah ke tubuh sebelah kiri dan ulangi langkah serupa dengan bagian kanan.
Yang perlu dicatat, kamu mesti membersihkan seluruh bagian tubuh tanpa terkecuali di tahapan ini. Jangan lewatkan lipatan-lipatan tubuh dan kulit ya.
Apa niat mandi wajib sesudah haid?
chevron-down
Apakah harus mandi wajib setelah haid?
chevron-down
Bagaimana langkah mandi wajib setelah haid?
chevron-down
(TDI)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020