Woman
·
21 Juli 2021 0:23
·
waktu baca 2 menit

Cara Mandi Wajib setelah Haid yang Benar Menurut Ajaran Islam

Konten ini diproduksi oleh Hello Ladies
Cara Mandi Wajib setelah Haid yang Benar Menurut Ajaran Islam (84161)
searchPerbesar
Ilustrasi cara mandi wajib setelah haid. (Dok. Freepik)
Bagaimanakah cara mandi wajib setelah haid yang benar menurut ajaran Islam? Seperti apa urutannya? Mari kita pelajari bersama lewat artikel ini!
ADVERTISEMENT
Berdasarkan buku Fiqih karya Udin Wahyudin dkk dan Kitab Lengkap Shalat, Shalawat, Zikir, dan Doa (2017) oleh Swara dan Watiniyah, mandi wajib itu keharusan bagi orang-orang yang mengalami situasi khusus. Dari keluarnya darah nifas, darah haid, hingga air mani.
Melalui hadis, Rasulullah saw mengharuskan wanita muslim melaksanakan mandi wajib bila haid telah selesai. Pernyataan itu ada di dalam hadis yang diriwayatkan oleh Aisyah r.a, di mana Nabi Muhammad menjawab pertanyaan dari Fatimah binti Abu Hubaisy.
Berikut ini bunyi pertanyaan dan jawabannya:

“Wahai Rasul, aku merupakan perempuan yang sedang mengeluarkan darah penyakit, karena itu aku tidak suci. Apakah aku mesti meninggalkan salat?”

“Itu merupakan darah penyakit, tetapi bukan darah haid. Apabila kamu tengah alami haid, hendaklah tinggalkan salat. Jika darah haid sudah berhenti keluar, hendaklah kamu melaksanakan mandi wajib dan kembali menunaikan salat.”

ADVERTISEMENT
Nah, sudahkah kamu mengetahui cara mandi wajib setelah haid yang benar menurut ajaran Islam? Mari simak ulasan berikut ini dengan saksama!
Cara Mandi Wajib setelah Haid yang Benar Menurut Ajaran Islam (84162)
searchPerbesar
Ilustrasi mandi wajib seteah haid selesai. (Dok. Freepik)

Cara Mandi Wajib setelah Haid yang Benar Menurut Ajaran Islam

Melansir Buku Pintar Shalat yang ditulis oleh M. Khalilurrahman Al Mahfani, seperti inilah cara mandi wajib setelah haid yang benar menurut ajaran Islam!
1. Baca Niat
Salah satu yang membedakan mandi wajib dan mandi biasa adalah niatnya. Dengan melafalkan niat, maka suatu aktivitas akan terhitung sebagai ibadah.
Bagaimanakah niat mandi wajib haid?
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ حَدَثِ الْحَيْضِ ِللهِ تَعَالَى
“Nawaitul Ghusla Lifraf il Hadatsil Haidil Lillahi Ta’ala.”

Artinya: Saya niat mandi wajib untuk mensucikan hadas besar dari haid karena Allah Ta’ala.

Selain itu, ada juga niat mandi wajib haid yang lain. Merujuk pada buku Ensiklopedia Fikih Wanita dari Arifin dan Wahidah, inilah niat mandi wajib setelah haid yang kedua:
ADVERTISEMENT
“Nawaitul ghuslal haidho wal ghuslal jainaa bata fardhoo lillaahita’aalaa.”

Artinya: Saya berniat mandi haid dan mandi junub karena Allah Ta’ala.

2. Ucapkan Basmalah
Selesai berniat, kamu dianjurkan mengucapkan basmalah sebagai awal sesi mandi wajib setelah haid. Sembari membaca itu, kamu juga perlu meluruskan niat agar melakukan mandi wajib semata-mata karena Allah Swt.
3. Basuh dan Cuci Tangan
Kemudian, cucilah tanganmu hingga tiga kali. Penting! Kamu perlu membersihkan seluruh bagian tangan, dari telapak, punggung, sela jari, hingga sela kuku.
4. Cuci Kemaluan
Setelah tangan, kamu juga harus membasuh dan mencuci kemaluan. Hal itu akan membantu mengangkat kotoran-kotoran di sana. Bila perlu, kamu dapat memakai sabun khusus daerah kewanitaan untuk menghilangkan bau tidak sedap bekas darah haid di sana.
Cara Mandi Wajib setelah Haid yang Benar Menurut Ajaran Islam (84163)
searchPerbesar
Ilustrasi tata cara mandi wajib haid yang baik dan benar. (Dok. Freepik)
5. Basahi Rambut hingga ke Pangkal
ADVERTISEMENT
Kamu juga wajib membasahi kepala hingga area pangkal rambut dan kulit kepala. Lakukan hal tersebut dengan menyisir rambut menggunakan tangan.
6. Basuh Kepala
Kemudian, siram kepala dengan air mengalir. Lakukan sebanyak tiga kali ya.
7. Basahi Badan Bagian Kanan, Lalu ke Kiri
Kemudian, basahi tubuhmu dengan mendahulukan bagian kanan, baru kemudian ke bagian kiri. Lakukan penyiraman itu dari ujung kepala hingga merata ke seluruh tubuh ya.
Jangan lupa untuk membersihkan kulit-kulit dengan menggosoknya. Baik itu di area pusar, ketiak, jari-jari kaki, maupun area lain yang rawan dengan penumpukan kotoran. Setelah itu, pakailah sabun, sampo, dan berbagai produk perawatan tubuh untuk membuat badan lebih bersih dan wangi.
8. Siram Kaki
Selanjutnya, kamu perlu membasuh dua kaki. Ingat untuk selalu mendahulukan kaki kanan ya!
ADVERTISEMENT
9. Gunakan Minyak Wangi (Opsional)
Para wanita yang selesai haid juga disunahkan untuk mengelap bekas darah pada kulit menggunakan kapas yang sudah dibasahi dengan minyak wangi.
(TDI)