Konten dari Pengguna

Cara Mencuci Helm agar Bersih dan Wangi seperti Baru

Peminat otomotif yang hobi menulis dan traveling.
12 Agustus 2025 17:36 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Cara Mencuci Helm agar Bersih dan Wangi seperti Baru
Inilah cara mencuci helm agar bersih dan wangi seperti baru.
Hendra Mahesa Wardana
Tulisan dari Hendra Mahesa Wardana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Helm, Foto:Unsplash/Kenny Eliason
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Helm, Foto:Unsplash/Kenny Eliason
ADVERTISEMENT
Cara mencuci helm yang benar perlu diketahui agar helm tetapi nyaman dan higienis saat digunakan. Kualitas helm pun tidak berubah karena pencuciannya tidak asal-asalan.
ADVERTISEMENT
Seiring pemakaian harian, helm akan menyerap keringat, debu, hingga polusi yang menempel, sehingga lama-kelamaan bisa menimbulkan bau tak sedap dan membuat penggunanya merasa kurang nyaman.
Jika dibiarkan terlalu lama tanpa perawatan, kotoran dan bakteri yang menumpuk dapat memengaruhi kesehatan kulit kepala sekaligus mengurangi umur pakai helm itu sendiri.

Cara Mencuci Helm

Ilustrasi Helm, Foto:Unsplash/Nick van der Vegt
Cara mencuci helm merupakan langkah penting untuk menjaga kebersihan sekaligus mempertahankan fungsi pelindungnya.
Helm berperan besar dalam melindungi kepala dari benturan, cuaca, maupun risiko fatal saat terjadi kecelakaan.
Meskipun helm yang dimiliki sudah memenuhi standar keamanan tinggi, perawatan yang tepat dan rutin tetap diperlukan agar kinerjanya tetap optimal, sehingga kenyamanan dan keamanan dapat terjaga.
Oleh karena itu, menjaga kebersihan serta mencegah goresan pada helm menjadi tindakan sederhana yang berdampak besar terhadap daya tahan dan kenyamanannya.
ADVERTISEMENT
Dikutip dari laman studds.com, salah satu bagian utama dari helm yang perlu diperhatikan adalah visor (bagian depan helm), karena komponen ini berfungsi melindungi mata dan wajah dari debu, serangga, serta kotoran di jalan.
Apabila visor mengalami banyak goresan, visibilitas akan berkurang, terutama ketika berkendara di malam hari atau saat terkena sorotan lampu dari arah berlawanan.
Oleh sebab itu, visor harus dibersihkan dan diganti secara berkala. Penggantian dapat dilakukan secara mandiri dengan membeli visor asli dari toko aksesoris resmi, atau dengan meminta bantuan teknisi di toko perlengkapan motor agar hasilnya lebih maksimal.
Bersihkan bagian dalam helm, seperti bantalan dan lapisannya, secara mendalam setiap tiga hingga empat bulan.
Jika bagian ini dapat dilepas, maka proses pembersihan menjadi lebih mudah, yaitu dengan merendam bantalan dan lapisan dalam larutan sampo bayi selama 30 menit, kemudian membilasnya dan mengeringkannya di bawah sinar matahari.
ADVERTISEMENT
Namun, apabila bagian tersebut tidak dapat dilepas, maka seluruh helm dapat direndam dalam larutan busa sampo bayi, dibersihkan dengan tangan, lalu dibilas dan dijemur hingga kering.
Tali pengikat helm biasanya awet atau jarang rusak, tetapi jika rusak sebaiknya segera diganti demi menghindari risiko keamanan. Proses penggantian dapat dilakukan di toko aksesoris motor, atau secara mandiri jika tali dapat dilepas.
Namun, jika kerusakan pada tali sudah parah, disarankan untuk tidak menggunakannya kembali dan mengganti helm dengan yang baru.
Agar tampilan tetap terjaga, cuci bagian luar helm menggunakan larutan sampo bayi dan spons lembut, lalu poles dengan wax berkualitas untuk jenis helm mengilap. Jika helm memiliki permukaan doff, maka langkah pemolesan sebaiknya dihindari.
ADVERTISEMENT
Selain pembersihan menyeluruh, lakukan juga pembersihan ringan satu hingga dua kali seminggu, misalnya dengan kain lembap untuk menghapus debu pada visor, serta gunakan semprotan pengharum khusus agar helm tetap segar.
Dengan mengikuti langkah-langkah cara mencuci helm yang tepat, maka helm akan tetap bersih, nyaman dipakai, dan mampu memberikan perlindungan maksimal dalam setiap perjalanan. (KIKI)