Konten dari Pengguna
Cara Memilih Suplemen dengan Bijak agar Tubuh Semakin Sehat
31 Oktober 2025 16:17 WIB
·
waktu baca 3 menit
Kiriman Pengguna
Cara Memilih Suplemen dengan Bijak agar Tubuh Semakin Sehat
Sebagian orang memerlukan suplemen untuk melengkapi kebutuhan nutrisinya. Simak cara memilih suplemen berikut ini.Hendro Ari Gunawan
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Suplemen termasuk salah satu produk yang dicari banyak orang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tubuhnya. Sebenarnya, konsumsi suplemen bukanlah hal yang wajib, apalagi jika Anda telah mengadopsi pola makan sehat dan penuh nutrisi.
ADVERTISEMENT
Meski begitu, bagi yang ingin mendapatkan nutrisi tambahan dari suplemen, sebaiknya berhati-hati dalam memilih produk agar tak membahayakan tubuh. Sebagai panduan, simak cara memilih suplemen di bawah ini.
1. Pastikan Anda Membutuhkan Suplemen
Hal pertama yang harus diperhatikan sebelum membeli suplemen adalah pastikan Anda memang membutuhkannya. Mengutip Healthline, secara umum, orang dewasa sehat dengan asupan nutrisi yang memadai sebenarnya tidak perlu mengonsumsi suplemen vitamin dan mineral.
Orang yang dinilai membutuhkan tambahan nutrisi dari suplemen adalah sebagai berikut:
ADVERTISEMENT
2. Pilih Dosis yang Tepat
Menurut laman Independent, suplemen sering kali mengklaim menawarkan 100% atau lebih dari dosis harian nutrisi yang direkomendasikan. Padahal konsumsi suplemen tidak boleh melebihi kebutuhan asupan harian nutrisi Anda.
Jadi, selalu periksa label kemasan untuk mengetahui dosis yang Anda konsumsi. Kemudian pastikan dosis itu aman untuk Anda yang sudah mendapatkan sebagian nutrisi dari makanan.
3. PIlih Suplemen dengan Kandungan yang Dibutuhkan Tubuh
Penting untuk memilih suplemen yang benar-benar dibutuhkan tubuh. Jika Anda mengalami kondisi medis tertentu, sebaiknya konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.
Sedangkan untuk orang dewasa sehat, Healthline merekomendasikan nutrisi yang sering kali kurang pada banyak orang, yakni vitamin D. Tidak seperti vitamin lain, sulit untuk mendapatkan vitamin D yang cukup hanya dari makanan.
ADVERTISEMENT
Meskipun tubuh dapat memproduksi vitamin D dari paparan sinar matahari, tapi diperkirakan satu miliar orang di dunia memiliki kadar vitamin D yang rendah. Sebab, sering memakai sunscreen atau tinggal di wilayah yang kurang mendapat paparan sinar matahari.
Tubuh lansia juga tidak mampu lagi mensintetis vitamin D seefektif anak muda. Oleh karena itu, suplemen vitamin D umumnya direkomendasikan.
4. Perhatikan Konsentrasi Bahan Aktif
Menurut Medical News Today, sebagian suplemen mengandung konsentrasi bahan aktif yang tinggi, sedangkan sebagian lainnya lebih rendah. Hal ini dapat memengaruhi efektivitas produk dan potensi efek sampingnya pada tubuh.
Untuk memahami berapa banyak bahan aktif yang dibutuhkan seseorang untuk mendapatkan manfaat kesehatan, Anda dapat berkonsultasi dengan tenaga kesehatan.
ADVERTISEMENT
5. Kenali Red Flag pada Produk
Saat membeli suplemen, seseorang harus berhati-hati terhadap produk yang menunjukkan red flag, seperti:

