Konten dari Pengguna
Keutamaan Berbuka Puasa dengan Kurma Mengikuti Sunnah Rasul
19 November 2025 13:35 WIB
·
waktu baca 3 menitTulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Berbuka puasa dengan kurma adalah salah satu sunnah yang diajarkan Rasulullah SAW. Dalam hadis riwayat Abu Dawud disebutkan bahwa Rasulullah bersabda, “Apabila salah seorang diantara kalian berbuka, maka berbukalah dengan kurma, sebab kurma itu mendatangkan berkah. Namun apabila tidak ada, berbukalah dengan air karena air itu bersih.” Simak keutamaan berbuka puasa dengan kurma di bawah ini.
ADVERTISEMENT
1. Mendapat Pahala karena Mengikuti Sunnah Rasul
Sunnah Rasul merujuk pada segala perkataan, perbuatan, dan persetujuan yang diriwayatkan telah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Berbuka puasa menggunakan kurma adalah salah satu sunnah sebagaimana yang diriwayatkan Anas bin Malik berikut:
“Rasulullah SAW berbuka dengan ruthab (kurma mentah) sebelum melaksanakan salat (Magrib), maka jika tidak ada ruthab (beliau berbuka) dengan tamr (kurma matang), jika tidak ada (tamr) maka beliau berbuka dengan meneguk air.” (HR. Abu Dawud)
Dengan mengikuti sunnah Rasul, seorang Muslim akan mendapatkan pahala dan keutamaan lainnya. Berikut ini beberapa ganjarannya menurut buku Hidupkan Sunnah Pahala Melimpah oleh Majalah Ar-Risalah.
a. Pahala lima puluh
Seseorang yang tekun melakukan sunnah Rasul meskipun terasa sulit, akan mendapatkan pahala lima puluh yang setara dengan sahabat Rasulullah SAW. Berikut dalilnya:
ADVERTISEMENT
“Sesungguhnya di zaman setelah kalian ada hari-hari kesabaran. Kesabaran di hari itu seperti menggenggam bara api, maka siapa yang beramal dengan Sunnah Nabi pada saat itu akan mendapatkan pahala lima puluh.” Seseorang bertanya: “Lima puluh dari mereka wahai Rasulullah?” Rasulullah menjawab: “Pahala lima puluh dari kalian.” (HR. Abu Dawud)
b. Ikut dalam rombongan Rasulullah di hari kiamat
Rajin menghidupkan sunnah Rasul, termasuk berbuka dengan kurma, dapat membuka peluang seorang Muslim masuk rombongan Rasulullah SAW di hari kiamat. Hal ini sesuai dengan tafsir Ibnu Katsir terhadap ayat berikut:
“(Ingatlah) suatu hari (yang di hari itu) Kami panggil tiap umat dengan pemimpinnya.” (QS Al-Isra: 71)
Ibnu Katsir mengatakan, “Salah seorang ulama salaf berkata: Ayat ini menunjukkan kemuliaan yang sangat agung bagi orang-orang yang mencintai hadis Rasulullah SAW, karena pemimpin (rombongan) mereka pada hari kiamat nanti adalah Nabi Muhammad SAW.”
ADVERTISEMENT
2. Mendapatkan Manfaat Kesehatan
Dikutip dari buku Mukjizat Kedokteran Nabi: Berobat dengan Rempah dan Buah-buahan susunan Mahir Hasan Mahmud Muhammad, buah kurma memiliki banyak sekali manfaat, di antaranya mampu menguatkan ginjal dan menghaluskan pencernaan. Itulah mengapa buah manis ini sangat pas untuk jadi menu buka puasa.
Saat berpuasa, lambung tidak terisi makanan sehingga ginjal tidak dapat menarik apa pun. Ketika berbuka, makanan yang masuk ke lambung akan langsung ditarik oleh ginjal.
Ibnu Al-Qayyim mengatakan bahwa Nabi SAW selalu berbuka puasa dengan kurma mentah, kurma matang, atau air. Nah, ketiganya punya manfaat masing-masing untuk lambung serta ginjal:
ADVERTISEMENT

