Konten dari Pengguna

Sejarah Pos Indonesia, Dari Korespondensi Kolonial hingga Logistik Nasional

Hendro Ari Gunawan
Penulis yang percaya setiap kata punya kekuatan. Spesialis di bidang teknologi, personal finance, dan otomotif.
27 November 2025 16:37 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Sejarah Pos Indonesia, Dari Korespondensi Kolonial hingga Logistik Nasional
Bagaimana sejarah Pos Indonesia dari awal pembentukannya? Simak pembahasan dalam artikel ini mengenai perjalanan Pos Indonesia.
Hendro Ari Gunawan
Tulisan dari Hendro Ari Gunawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
 Ilustrasi Pos Indonesia. Foto: Instagram/@posindonesia.ig
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pos Indonesia. Foto: Instagram/@posindonesia.ig
ADVERTISEMENT
Sebelum hadirnya berbagai perusahaan jasa pengiriman ekspres, kebutuhan logistik dan korespondensi masyarakat telah lama dilayani oleh Pos Indonesia. Dalam perjalanan panjangnya, sejarah Pos Indonesia mengalami berbagai perubahan nama. Kini, Pos Indonesia berkembang menjadi perusahaan negara yang menyediakan layanan pos, keuangan, logistik, hingga e-bisnis dengan jangkauan yang hampir mencakup seluruh wilayah Indonesia. Simak uraian lengkap mengenai perkembangan Pos Indonesia.
ADVERTISEMENT

1. Latar Belakang Berdirinya Pos Indonesia

Kebutuhan korespondensi pada masa kolonial berkembang pesat, sehingga dibutuhkan layanan yang mampu mengatur pengiriman surat secara aman dan cepat. Pendirian kantor pos pertama dilakukan oleh Gubernur Jenderal G.W. Baron van Imhoff pada 26 Agustus 1746 di Batavia.
Dalam buku Memajukan Logistik Indonesia yang Berdaya Saing karya Carunia Mulya Firdausy, disebutkan bahwa tujuan utama pendirian kantor pos adalah untuk menjamin keamanan surat-surat penduduk, terutama bagi para pedagang yang melakukan perjalanan dari dan menuju Belanda serta kantor-kantor di luar Jawa. Sejak saat itulah pelayanan pos lahir dengan peran penting sebagai penyedia layanan publik.
Empat tahun kemudian, didirikan kantor pos di Semarang untuk menciptakan hubungan pos yang lebih teratur antara Batavia dan Semarang, sekaligus mempercepat proses pengiriman. Saat itu, rute pos melewati Karawang, Cirebon, dan Pekalongan.
ADVERTISEMENT

2. Masa Posten Telegrafdienst

Pada tahun 1875, Pos Indonesia mengalami perubahan besar dalam strukturnya. Pada masa tersebut, statusnya resmi berubah menjadi Jawatan PTT (Post, Telegraph, dan Telephone). Perubahan tersebut sekaligus menandai penyatuan dinas pos dengan dinas telegraf.
Menurut laman resmi Pos Indonesia, lembaga ini kemudian beroperasi dengan nama Posten Telegrafdienst. Badan usaha ini dipimpin oleh seorang Kepala Jawatan dan tidak bersifat komersial. Fokus utamanya diarahkan pada penyediaan pelayanan publik.

3. Bergabung dengan Union Postale Universelle

Pada tahun 1877, layanan pos Indonesia resmi bergabung sebagai anggota Union Postale Universelle (UPU). Keanggotaan ini muncul karena sistem pos pemerintahan kolonial Belanda telah terhubung dengan jaringan pengiriman surat dan barang internasional.
Kemudian, pada tahun 1906, lembaga ini kembali mengalami perubahan nama menjadi Post, Telegraaf, en Telefoondienst (PTT).
ADVERTISEMENT

4. Hari Bakti POSTEL

Saat pendudukan Jepang, jawatan PTT berada di bawah kendali militer Jepang. Namun pada 27 September 1945, Angkatan Muda PTT berhasil mengambil alih kekuasaan dan menjadikannya Jawatan PTT Republik Indonesia. Momentum tersebut kemudian diperingati sebagai Hari Bakti PTT atau Hari Bakti POSTEL. Pada tahun 1961, status jawatan berubah menjadi Perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi (PN Postel).

5.Transformasi Menjadi PN Pos dan Giro

Seiring pesatnya perkembangan sektor pos dan telekomunikasi, pada tahun 1965 nama lembaga ini kembali berubah menjadi Perusahaan Negara Pos dan Giro (PN Pos dan Giro).

6.Perubahan Menjadi Perusahaan Umum Pos dan Giro

Pada tahun 1978, statusnya ditetapkan sebagai Perusahaan Umum Pos dan Giro, yang menjadi badan usaha tunggal penyelenggara layanan pos dan giro, baik untuk hubungan dalam negeri maupun luar negeri.
ADVERTISEMENT

7. Lahirnya PT Pos Indonesia (Persero)

Setelah 17 tahun berstatus Perusahaan Umum, pada 20 Juni 1995 lembaga ini resmi berubah menjadi Perseroan Terbatas dengan nama PT Pos Indonesia (Persero), bentuk perusahaan yang terus digunakan hingga sekarang.
(SA)