Tahun Baru: Semangat Baru Kaum Muda Lebih Peduli Berpolitik


 
Comments

kepedulian kaum muda terhadap politik sangat penting bagi kemajuan kehidupan negara ke depan. sudah saatnya kita sebagai anak muda tidak bergaya apatis dengan politik. apatis disini maksudnya mereka yg menutup mata, tidak ingin berkomentar apa apa atau tidak mau tau sama sekali tentang politik. ini tidak bisa dibiarkan. sekedar berpartisipasi dalam pemilu untuk menentukan masa depan negara jg termasuk bentuk kepedulian terhadap dunia politik.


|

    Politik masih dimaknai sempit sebagian kaum muda dgn menjadi politisi. Padahal serendah-rendahnya berpolitik betul kata Pak Hidayat, tidak golput saat pemilu.. 👌


    |

      Anak muda sekarang memang lebih melek politik Pak, namun harus banyak belajar diskusi di forum nyata (bukan di socmed) dengan kerangka bangunan logika yg baik, jadi tidak asal bunyi. Salam


      |

        Itulah tugas anda sebagai kaum tua, untuk lebih menggelorakan politik yang sesungguhnya. Bahwa politik bukan soal beradadi tataran birokratisme. Namun lebih kesadaran, maka dari itu pengungkapan fakta dan sejarah harus diberlakukan kembali. Orba elah merepresi budaya, lihatlah belajar marxisme harus kucing-kucingan dengan aparat.


        |

          anak muda masih antipolitik.. semoga mereka tercerahkan


          |

            "masa depan bangsa ini bukan hanya slogan." cool!


            |

              Yang muda yang berpolitik untuk mengguncang dunia!


              |

                apakah berpolitik perlu kaya dulu buat modal? kalo gak punya modal takutnya berpolitik adl suatu pekerjaan shg perlu gajian tiap bulan yg didapat dr cr2 tdk benar


                |

                  anak muda masa bodo dengan politik udah gak lagi ada yang seperti itu, nyatanya banyak banget anak muda yang ikut serta merta turun dalam membangun kemajuan politik dinegeri ini.


                  |

                    Related Stories

                    Recommendations

                    Giri Marhara, Hidup Berkubang Sampah
                    18 13
                    Wiji Thukul: Melawan dan Menghilang
                    14 1
                    INSIDE: Denyut Penjara Perempuan Tangerang
                    5 0
                    Jejak Habib di Indonesia
                    5 6
                    Penyambung Lidah Para Presiden
                    9 8
                    Kritik dan Aplaus untuk Klub-klub Sepak Bola yang Berganti Logo
                    5 6
                    Perdagangan Film Biru di Kawasan Glodok: Keping DVD dan Flashdisk
                    4 1
                    VIDEO: Mengenang Wiji Thukul
                    9 1
                    Habib Rizieq Mengaku Hanya Melakukan Koreksi Soal Logo Palu Arit
                    0 0
                    Mantan Wamen Nyupir, Why Not?
                    27 19