Pencarian populer
USER STORY
28 Oktober 2017 6:18 WIB
0
0
Jet Tempur Lepas Landas Di Jalan Tol
Angkatan Udara India (IAF) pada 24 Oktober kemarin, sukses melakukan latihan pendaratan dan lepas landas yang menakjubkan di jalan tol Lucknow-Agra Express di Unnao. Dengan manuver ini menunjukkan bahwa jalan raya dapat digunakan sebagai landasan pacu jet tempur maupun angkut militer jika terjadi keadaan darurat.
Seperti telah diberitakan, dalam latihan kali ini, IAF mengerahkan lebih dari selusin jet tempur MiG-29, MiG-27, MiG-21, Tejas, Mirage 2000 dan Jaguar, termasuk pesawat angkut Boeing C-17 Globemaster III, Ilyushin Il-76 dan Lockheed C-130J Super Hercules yang berhasil mendarat dengan mulus jalan tol Lucknow-Agra. IAF sendiri memiliki 53 pangkalan udara di seluruh negeri. Tujuan dari latihan ini, adalah guna mengembangkan kemampuan pendaratan darurat jika pangkalan udara tidak dapat digunakan selama perang.
Seperti dikatakan Mayor Jenderal KVS Lalotra, “Kita harus mengidentifikasi tempat di mana jet bisa mendarat dan lepas landas pada masa perang jika musuh berhasil menghancurkan pangkalan utama,“ ujarnya.
India Kerahkan Tiga Pilot Wanita Untuk Jet Tempur India Gelar Latihan Perang Sekala Penuh China & Pakistan Pamer Aliansi Untuk Hadapi India Kapal Perang India Berlabuh Di Tanjung Priuk Jakarta
Tahun lalu di bulan Mei, IAF juga berhasil mendaratkan jet tempur Prancis Dassault Mirage-2000 di jalan raya Yamuna dekat desa Raya, Mathura, sebagai bagian dari percobaan untuk melihat berapa banyak jalan raya lainnya yang dapat digunakan sebagai landasan pacu dalam keadaan darurat. Dengan keberhasilan ini, IAF setidaknya sudah menyiapkan 17 jalan raya yang dapat dijadikan landasan pacu jet tempur dan angkut militer jika terjadi keadaan darurat. Oleh karena itu, jalur landasan pacu akan dilengkapi dengan penyimpanan senjata, lampu pendaratan, peralatan pemadam kebakaran serta bahan bakar pesawat.
Terkait dengan kepentingan strategi jangka panjang, IAF telah meminta jalan raya serupa agar dibangun di 10 negara bagian, termasuk wilayah Jammu dan Kashmir, Benggala Barat dan negara bagian Assam yang berada di dekat perbatasan Cina. Jalan tol ini secara khusus dibangun oleh Otoritas Jalan Raya Nasional India (NHAI) atas permintaan IAF sehingga bisa dijadikan landasan pacu jet tempur selama “kontingensi operasional” dan operasi bantuan bencana. IAF juga telah meminta jalan raya serupa untuk dibangun di lokasi yang berbeda di setidaknya di 10 negara bagian di seluruh wilayah termasuk wilayah Jammu dan Kashmir, Benggala Barat dan negara bagian Assam yang berada di dekat perbatasan Cina. Sumber/BN/NNS/Mancanegara
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2018 © PT Dynamo Media Network
Version: web: