Bagaimana Hukum Berdoa Setengah Hati?

All about hijab.
Tulisan dari Hijab Lifestyle tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Berdoa adalah cara setiap umat Islam untuk memohon ampun dan meminta pertolongan kepada Allah SWT. Saat berdoa kepada Allah SWT, kita dianjurkan untuk membaca pujiian-pujian atau kalimat dalam doa yang mengagungkan-Nya.
Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Naml ayat 62 yang artinya:
"Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi? Apakah disamping Allah ada tuhan (yang lain)? Amat sedikitlah kamu mengingati(Nya)."
Kegiatan berupa permohonan manusia kepada Allah SWT ini menempatkan doa sebagai suatu ibadah dalam Islam. Karena termasuk dalam ibadah, berdoa juga perlu dilakukan dengan penuh keseriusan dan kesungguhan hati. Allah SWT pun akan memberikan pahala atas doa yang dipanjatkan, terlepas doa tersebut dikabulkan atau tidak.
"Doa adalah ibadah.” (HR. Abu Daud dan Tirmidzi, dinilai shahih oleh Syaikh Al-Albani)
Tapi, bagaimana jika berdoa setengah hati?
Tidak mempunyai kesungguhan dalam berdoa bisa menjadi salah satu faktor penyebab doa tak kunjung dikabulkan oleh Allah SWT. Tidak sepenuh hati, berarti doa yang mereka panjatkan masih terselip keragu-raguan.
"Apabila salah seorang dari kalian berdoa, hendaklah ia sungguh-sungguh dalam memohon dan janganlah ia mengucapkan, 'Ya Allah, jika Engkau berkenan maka berilah aku.' Karena sesungguhnya tidak ada yang dapat memaksa-Nya" (HR. Bukhari)
Nah, untuk menghindari hal-hal yang membuat doamu tidak terkabul, cobalah melakukannya dengan sungguh-sungguh meskipun tidak tahu kapan doa tersebut akan dikabulkan.
