Entertainment
·
21 November 2020 15:10

Hukum Mengabadikan Hubungan Intim Suami dan Istri dalam Islam

Konten ini diproduksi oleh Hijab Lifestyle
Hukum Mengabadikan Hubungan Intim Suami dan Istri dalam Islam (7718)
Ilustrasi hubungan suami dan istri. Foto: Unsplash.com/kellysikkema
Pernikahan adalah salah satu ibadah yang dianjurkan dan diimpikan oleh setiap manusia. Setiap dari mereka yang membina rumah tangga tentu menginginkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan warahmah.
ADVERTISEMENT
Menjalin rumah tangga sudah tentu memiliki tujuan untuk memiliki keturunan. Melahirkan seorang keturunan yang salih dan salihah.
Allah SWT berfirman dalam QS. An-Nisa ayat 1 yang artinya:

"Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari seorang diri, dan dari padanya Allah menciptakan isterinya; dan dari pada keduanya Allah memperkembang biakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan (mempergunakan) nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain, dan (peliharalah) hubungan silaturrahim. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu."

Dalam menjalin hubungan suami dan istri, sertiap dari mereka pasti pernah berjima atau melakukan hubungan intim. Mengenai ini pula, bukanlah hal tabu untuk dibahas. Sebab, mereka pastinya harus saling memenuhi kebutuhan lahir dan batin dan melahirkan seorang keturunan.
ADVERTISEMENT
Tapi, bagaimana jadinya jika hubungan intim nmereka diabadikan dalam bentuk foto ataupun video lalu menyebarkannya?
Merekam atau memotret pergaulan atau hubungan intim suami dan istri sebenarnya tidak diperbolehkan dalam Islam. Kenapa? Karena akan ada dampak tak terduga yang bisa saja terjadi, seperti salah satu pasangan menunjukkan bagian tubuh pasangannya. Sehingga ini sama saja dengan menyebarkan aib.
"Sesungguhnya di antara orang yang paling buruk kedudukan di sisi Allah di hari kiamat adalah seorang laki-laki menyetubuhi istrinya, dan istriya juga datang untuk menyetubuhinya suaminya, kemudian suami atau istri menyebarkan rahasia pasangannya," (HR Imam Muslim)
Jadi, sebaiknya jangan mengabadikan video atau foto saat sedang berjima dengan suami atau istri. Sebab, kita tidak akan tahu apa yang akan terjadi ke depannya.
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-whitesosmed-facebook-whitesosmed-twitter-whitesosmed-line-white