kumparan
30 Okt 2018 1:13 WIB

Lion Air, Membawamu Jauh Tinggi

Baru kemarin, 29 Oktober 2018 publik dikejutkan dengan peristiwa jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di Tanjung Karawang, Jawa Barat. Sampai malam ini keluarga para penumpang masih menunggu kabar terbaru di crisis center Bandara Soekarno Hatta dan Bandara Halim Perdanakusuma.
ADVERTISEMENT
Dear hijabians, sadarkah kalau maskapai penerbangan tersebut merupakan maskapai yang banyak diragukan orang tetapi sekaligus paling dinanti?
Masih segar dalam ingatan saya mengenai memori perjalanan dari Bandung ke Lombok menggunakan Lion Air pada 2016. Sudah dua tahun berlalu, namun adanya peristiwa jatuhnya Lion Air ini menguak kembali memori tersebut. Memang harus saya akui, harga yang ditawarkan Lion Air amat menggoda karena di bawah rata-rata maskapai lain.
Foto: Pesawat Lion Air | Akun Instagram @ariekuntung
Sebelum memesan tiket saya diwanti-wanti oleh teman dekat untuk memikirkan ulang keputusan saya terbang memakai Lion Air. Apalagi ini pertama kalinya saya memakai maskapai penerbangan termurah di Indonesia tersebut. Tiba di bandara memang antrian membludak di pintu masuk Lion Air.
ADVERTISEMENT
Memasuki waktu take off saya berusaha menenangkan diri mengingat maskapai ini sering mengalami peristiwa duka seperti pesawat jatuh. Namun, hijab yang saya pakai membuat saya kembali sadar akan pentingnya memanjatkan doa. Alhamdulillah, kami penumpang semua selamat meski turbulensi sampai landing menghadapi hantaman cukup keras.
Foto: Unpad Turut Berduka | Akun Instagram @universitaspadjadjaran
Dear hijabians, berbicara hidup dan mati seseorang tidak ada yang tahu pasti. Yang pasti, kita sebagai hijabers memiliki kewajiban religi untuk selalu menjaga hubungan dengan sesama manusia. Selain dengan manusia, kewajiban melaksanakan syariatnya lebih penting, yaitu untuk menjaga hubungan dengan Allah SWT.
Tulisan ini saya buat setelah mengetahui ternyata ada alumni seangkatan sesama almamater Unpad bahkan wisudanya bareng! Siapa sangka Allah menakdirkan alumni seangkatan tersebut untuk terbang tinggi. Tidak….tidak….bukan berpulang melainkan Allah memberikan jalan untuknya di suatu tempat teramat tinggi yang tidak kasat mata. Semoga Allah menerima segala amal perbuatannya. Segala doa terbaik untuknya. Aamiin.
ADVERTISEMENT
SS
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan