Entertainment
·
10 Juni 2021 20:46
·
waktu baca 4 menit

Mampukah Ilmu Membuat Kita Semakin Taat Beragama?

Konten ini diproduksi oleh Hijab Lifestyle
Mampukah Ilmu Membuat Kita Semakin Taat Beragama? (49422)
Gambar ilustrasi. Foto: Unsplash/@impatrickt
Mencari pengetahuan sangat dianjurkan dalam Islam. Bahkan, wahyu pertama untuk Nabi Muhammad SAW adalah kata "Iqra!" yang artinya adalah "baca!". Kata tersebut menyiratkan bahwa kita harus membaca untuk mendapatkan ilmu pengetahuan.
ADVERTISEMENT
Tapi, mengapa pengetahuan begitu penting dalam Islam? Karena hanya melalui ilmu kita dapat melakukan apa yang Allah SWT harapkan dari kita. Hanya melalui pengetahuan kita mengetahui tempat kita di bumi ini dan peran kita sebagai manusia.
Pengetahuan juga memberi pesan kepada orang-orang beriman untuk menyembah Allah SWT sebagaimana Dia ingin kita menyembah-Nya. Hanya dengan pengetahuan pula kita bisa menjadi makhluk spiritual yang disayangi oleh Tuhannya.
Ilmu dapat mengubah manusia menjadi makhluk yang taat beragama serta menjadi Muslim yang lebih baik dan dicintai oleh Allah SWT. Melalui ilmu, kita mampu menjadi orang yang taat bergama melalui lima hal berikut ini.

Bertindak berdasarkan pengetahuan

Ada perbedaan antara pengetahuan dan informasi. Semua orang bisa mendapatkan informasi. Kita hidup di dunia yang dibanjiri dengan segala macam informasi, termasuk informasi agama. Kita hanya membuka internet dan apa yang ingin kita cari tersedia.
ADVERTISEMENT
Namun, perbedaan antara pengetahuan dan informasi adalah bahwa pengetahuan menjadi bagian dari seseorang. Pengetahuan sejati menjadi tertanam dalam diri seseorang dan membuat orang itu bertindak sesuai dengan apa yang ia dapat. Kendati demikian, informasi bisa menjadi pengetahuan jika kita pelajari lebih lanjut.
Ketika kita bertindak berdasarkan pengetahuan yang kita miliki, pengetahuan ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari diri kita sendiri. Begitu kita memutuskan untuk mengamalkan ilmu kita kepada orang lain, Allah SWT akan memberi kita lebih banyak pengetahuan dan berkah.
Nabi kita Muhammad SAW mengatakan bahwa jika Allah SWT menginginkan kebaikan untuk seseorang, Dia memberinya pemahaman lebih mendalam tentang Islam. Kita harus berdoa kepada Allah SWT untuk semakin diberikan ilmu yang bermanfaat. Sebagaimana yang diriwayatkan dalam Al-Quran:
ADVERTISEMENT

"Maka Mahatinggi Allah, Raja yang sebenar-benarnya. Dan janganlah engkau (Muhammad) tergesa-gesa (membaca) Al-Quran sebelum selesai diwahyukan kepadamu, dan katakanlah, 'Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku.' " (QS. Taha ayat 114)

Mampukah Ilmu Membuat Kita Semakin Taat Beragama? (49423)
Gambar ilustrasi. Foto: Unsplash/@christinhumephoto

Tidak ada spiritualitas tanpa pengetahuan

Jika kita bertujuan untuk menjadi hamba Tuhan yang sejati, kita harus membekali diri dengan pengetahuan yang suci. Kita juga hendaknya belajar bagaimana bisa menyenangkan Tuhan. Dengan menempatkan ilmu agama di atas segalanya, maka jiwa kita akan bersih.
Jadi, kita perlu belajar lebih banyak tentang agama yang indah ini. Mengingat Allah SWT dapat menjadi pembimbing spiritualitas sejati di jalan yang lurus. Semua yang kita pelajari akan diberkahi dan diridai oleh-Nya.

Jangan pernah berhenti mencari ilmu

Setelah kita menguasai dasar-dasar dan menjadi teguh dalam kewajiban kita dan menjauhkan diri dari dosa-dosa besar, mulailah mencari lebih banyak pengetahuan agar kita semakin dicintai Allah SWT. Menggali pengetahuan juga merupakan suatu ibadah.
ADVERTISEMENT
Nabi kita tercinta Muhammad SAW mengatakan bahwa kita harus menuntut ilmu dari lahir sampai ke liang lahat. Karena dengan terus mencari ilmu, kita mengakui bahwa kita masih belum mencapai tujuan. Kita masih belum sampai di tempat yang Allah SWT inginkan.

Mencari ilmu adalah sifat alamiah manusia

Allah SWT telah menciptakan manusia dengan salah satu sifat-Nya yang paling penting, yaitu akal pikiran untuk menerima pengetahuan. Dialah Yang Maha Mengetahui. Bahkan, ketika Dia menciptakan Nabi Adam AS, Dia pula yang mengajarinya nama dan pengetahuan.
Para ulama Islam menjelaskan bahwa hal yang diajarkan kepada Nabi Adam AS adalah pengetahuan duniawi dan nama-nama Allah SWT. Lebih lanjut, Syekh Kamaluddin Ahmed menerangkan, pengetahuan suci tentang agama dan Allah SWT sengaja dibuat untuk manusia.
ADVERTISEMENT

Ilmu adalah cahaya

Nabi kita Muhammad SAW bersabda bahwa ilmu itu cahaya. Maksud dari ungkapan tersebut adalah ilmu suci tentang agama yang akan membawa cahaya ke dalam hidup yang hanya sementara ini di dunia dan sebagai bekal di akhirat kelak.
Pengetahuan suci mampu menerangi hati. Jika kita berusaha mencari ilmu agama, maka mata dan pikiran akan terbuka dan segera meninggalkan segala jenis dosa dan maksiat duniawi. Kita akan merasa lebih dekat dengan Tuhan.
Selain itu, doa akan menjadi lebih terarah. Kita akan dapat lebih memahami apa maksud Allah SWT dalam kitab suci-Nya yang indah. Ilmu agama juga membuat kita lebih percaya tanda-tanda kuasa-Nya, Kita akan menjadi manusia yang enggan melakukan perbuatan yang dilarang.
ADVERTISEMENT
Semua ilmu itu datangnya dari Tuhan dan kita harus selalu mensyukuri setiap ilmu baik yang kita dapat. Cara utama untuk mengungkapkan rasa syukur adalah dengan salat dan membaca Al-Quran. Tak hanya semakin dicintai oleh Allah SWT, kita akan selalu dimbmbing ke jalan yang lurus.
Mampukah Ilmu Membuat Kita Semakin Taat Beragama? (49424)
Gambar ilustrasi. Foto: Unsplash/@jaredd_craig