Entertainment
·
9 April 2021 11:57

Ramadhan Jadi Momentum Penting Proklamasi Kemerdekaan RI dan Perang Badar

Konten ini diproduksi oleh Hijab Lifestyle
Ramadhan Jadi Momentum Penting Proklamasi Kemerdekaan RI dan Perang Badar (173409)
searchPerbesar
Ilustrasi kemenangan RI. Foto: Kemendikbud
Ramadhan menjadi sebuah momentum atas banyak catatan sejarah, seperti Perang Badar dan Proklamasi Kemerdekaan RI.
ADVERTISEMENT
Hari Kemerdekaan Indonesia bertepatan pada bulan suci Ramadhan. Namun, sebelum Soekarno membacakan teks proklamasi, terjadi peristiwa "penculikan" yang dilakukan golongan muda yang bersifat agresif-progresif dengan "menculik" Soekarno dan Mohammad Hatta ke Rengasdengklok untuk segera mengumumkan kemerdekaan Indonesia. Karena dengan begitu, posisi Indonesia akan lebih kuat di mata dunia.
Peristiwa Rengasdengklok terjadi pada 16 Agustus 195 atau 8 Ramadhan 1364 Hijriah. Dari Rengasdengklok, Achmad Soebardjo membawa kedua pemimpin negara Indonesia itu menuju rumah Laksamana Maeda. Di sinilah naskah proklamasi Indonesia dirumuskan, tepatnya di ruang makan Laksamana Maeda dan disaksikan oleh golongan muda yang diwakili oleh Sukarni, Sudiro, dan BM Diah. Sementera dari dari pihak Jepang ada S. Miyoshi dan S. Nishijima sebagaimana dilansir dari beberapa sumber.
ADVERTISEMENT
Barulah sehari setelahnya, momentum paling menentukan dan paling diingat dalam sejarah Republik Indonesia, yakni mengumumkan kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 atau 9 Ramadhan 1364 Hijriah.
Pada bulan puasa, rakyat Indonesia meraih kemerdekaannya. Meski prosesi proklamasi jauh dari kesan mewah, namun Indonesia berhasil menetapkan posisi yang lebih kuat di mata dunia.
Keberhasilan bangsa Indonesia ini pula tidak lepas dari campur tangan Allah SWT yang telah menyutradarai dinamika di dunia pada saat itu, sehingga Jepang pun harus bertekuk lutut. Maka tak heran, dalam naskah Pembukaan Undang-undang Dasar 1945, tepatnya pada alinea ketiga berbunyi, "Atas berkat rahmat Allah SWT dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur."
Selain momentum kemerdekaan RI, Ramadhan juga menjadi momentum terjadinya Perang Badar. Di tengah umat Islam yang menjalani puasa, sekitar 308 prajurit Muslimin berangkat ke medan perang dan hendak berhadapan dengan ribuan pasukan Quraisy. Lalu, pada 17 Ramadhan pagi, pasukan Quraisy yang begitu banyak tampak siap menerjang kaum Muslimin.
ADVERTISEMENT
Dalam kekhawatiran, Nabi Muhammad SAW pun berdoa, "Allahumma ya Allah. Ini Quraisy sekarang datang dengan segala kecongkakannya, berusaha hendak mendustakan Rasul-Mu. Ya Allah, pertolongan-Mu juga yang Kau janjikan kepadaku. Ya Allah, jika pasukan ini sekarang binasa, tidak ada lagi ibadah kepada-Mu."
Lagi dan lagi, atas kuasa Allah SWT, sejarah pun mencatat, pasukan kecil Muslimin berhasil memenangkan pertempuran tersebut. Perang pertama ini pun menjadi bukti kasih sayang Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW.
Sebenarnya, kemenangan yang diraih Indonesia dan kaum Muslimin pada perang Badar merupakan sedikit jejak kuasa Allah SWT dalam Ramadhan. Masih banyak kuasa-kuasa Allah SWT lainnya yang mesti kamu ketahui.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020